solidaritas Rena bayi yang mengalami luka bakar

solidaritas Rena bayi yang mengalami luka bakar

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Kabar duka datang dari Rena Artenesa (3) warga Lintang Empat Lawang, Sumsel. Balita dengan tubuh melepuh akibat ledakan lampu teplok ini akhirnya tutup usia, pada hari Selasa (28/7/2015) pada pukul 02.00 WIB.

(90 Persen Tubuh Terbakar Balita Ini Butuh Uluran Tangan)

Sebelumnya, balita ini dirawat di RSUD Curup dan membutuhkan bantuan dari sesama, lantaran ketidakmampuan ekonomi keluarganya.

Informasi terhimpun kupasbengkulu.com, balita ini menghembuskan nafas terakhirnya ketika masih berada di RSUD Curup.

Jenazah kemudian dibawa pulang ke kediamannya di Kabupaten Lintang Empat Lawang, Sumatera Selatan untuk segera dikebumikan. Jenazah akhirnya dikuburkan pada pukul 04.00 WIB.

Sebelumnya, Rena menderita luka bakar sangat serius, dimana hampir 90 persen tubuhnya melepuh. Rena dikabarkan tidak ditanggung oleh BPJS maupun Jamkesmas sehingga hanya mendapat obat-obatan sederhana.

Usai kisah sedih Rena tersebar di berbagai media, baik cetak, online maupun elektronik, berbagai gerakan menolong balita ini terus dilakukan di Rejang Lebong. Juga ada banyak donatur yang mulai tergerak untuk menolong balita malang tersebut.

“Kami berterima kasih dengan adanya bantuan dari dermawan untuk anak saya,” ungkap Sarurudin, ayah Rena ketika ditemui sebelum meninggalnya Rena. (vai)