Kepahiang, kupasbengkulu.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kepahiang diminta transparan memberikan penjelasan tentang kendala belum juga terealisasikannya pembangunan gedung.

”Lambannya pembangunan gedung PGRI itu kerap dipertanyakan guru. Apalagi dua tahun lalu perihal pemotongan gaji 13 (Rp 150 Ribu,red) untuk gedung itu banyak ditentang para guru. Jika memang ada kendala, PGRI transparan saja,” sampai salah seorang anggota Banggar DPRD Kepahiang, Edwar Samsi, Sabtu (06/12/2014).

Transparans PGRI, lanjut Edwar, adalah dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan anggota PGRI sendiri. Sehingga kendala yang dimungkinkan mengenai kekurangan dana dapat segera dicarikan solusi.

”Untuk ke Banggar DPRD, coba saja diusulkan anggarannya. Jelasnya, PGRI harus bisa transparan mengenai dana itu, karena sudah 2 tahun direncanakan,” demikkian Edwar.(slo)