Berita BU

KUPASBENGKULU.com, BENGKULU UTARA – Sebanyak 243 orang wali murid SMPN 2 Desa Lubuk Sahung, Kecamatan Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara mempunyai beban hutang dengan pihak sekolah. Tidak tanggung, hutang yang wajib dibayarkan oleh para wali murid dengan pihak sekolah berjumlah Rp. 31 Juta, untuk membangun dua sarana olah raga, yaitu Lapangan Bola Volly dan Basket.

Sementara itu Kepala SMPN 2 Arga Makmur, Imam Mustakin kepada kupasbengkulu.com, Senin (08/06/2015) di ruang kerjanya membantah keras kalau pihak sekolah melakukan pungli dengan meminta uang kepada wali murid untuk membangun dua sarana olah raga.

Dijelaskan Imam, ada sumbangan dari para wali murid untuk membangun dua sarana olah tersebut atas hasil rapat komite dengan wali murid. Dimana, para saat rapat yang diundang adalah wali murid kelas VIII dan IX membahas 2 masalah. Untuk kelas IX rapat membahas tentang kelulusan siswa, sedangkan untuk kelas VIII membahas masalah program.

“Ketika dalam rapat tersebut, pihak sekolah menyampaikan program. Dan apa yang disampaikan itu, mendapatkan respon serta dukungan dari para wali murid,” tutur Iman.

Ditambahkannya, dari hasil keputusan rapat komite dengan para wali murid,sebanyak 243 murid dengan suka relah menyumbang untuk pembuatan lapangan Bola Volly dan rehab lapangan Basket. Dalam paparan pada rapat itu, yang masalah krusial yang tidak dapat dan membutuhkan uluran tangan dari para wali murid, karena pada saat hujan, lapangan untuk upacara tergenang air. Sebelum upacara dilakukan, terpaksa anak-anak gotong royong mengeringkan air.

Dari hasil dana yang terkumpul hasil kesepakatan membangun dua sarana olah raga, dana yang dikeluarkan sudah Rp 31 juta. Berarti, para wali murid yang sudah disepakati masih menyisakan Rp.14 juta lagi.

“Kita sudah berupaya meminta kepada pihak pemerintah untuk membangun sarana olah raga. Namun, usaha tersebut hingga lapangan itu selesai dibangun, satu senpun belum dapat bantuan. Sementara sekolah dituntut meningkatkan mutu dan anak harus berprestasi,” demikian Imam (jon)