KUPAS BENGKULU – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Bengkulu berpeluang kembali diperluas. Hal ini terungkap dalam kegiatan Pengarahan dan Evaluasi MBG kepada Kasatpel, mitra, serta Yayasan se-Provinsi Bengkulu yang digelar di lantai 2 Hotel Mercure Bengkulu, Rabu 21 Januari 2026.

Suasana Pengarahan dan Evaluasi MBG Kepada Kasatpel,Mitra dan Yayasan di Provinsi Bengkulu

Kepala Regional SPPG Provinsi Bengkulu, Gloria Erisa Melinda Situmorang, menyampaikan bahwa hingga saat ini telah berdiri dan beroperasi sebanyak 114 dapur SPPG di Provinsi Bengkulu. Dapur-dapur tersebut telah melayani sekitar 250 ribu penerima manfaat.

Namun demikian, berdasarkan data Dapodik, jumlah peserta didik di Provinsi Bengkulu mencapai 530 ribu orang. Artinya, baru sekitar 50 persen pelajar yang mendapatkan manfaat dari program MBG.

“Melihat masih banyaknya peserta didik yang belum mendapatkan jatah MBG, maka ke depan akan ada penambahan kuota izin pendirian dapur SPPG di Provinsi Bengkulu secara bertahap dan berjenjang,” jelas Gloria.

Penambahan dapur SPPG ini akan diprioritaskan untuk wilayah-wilayah yang sulit dijangkau, seperti Pulau Enggano dan Lebong Tandai. Meski demikian, Gloria menegaskan bahwa pendirian dapur SPPG tetap mengedepankan pemberdayaan masyarakat sekitar, khususnya sebagai relawan dapur.

“Data penerima manfaat, apalagi dari kelompok rentan seperti ibu hamil dan ibu menyusui, itu sifatnya dinamis. Jadi untuk penambahan kuota dapur SPPG kemungkinan ada,” pungkas Gloria.

Melalui evaluasi ini, diharapkan pelaksanaan program MBG di Bengkulu semakin optimal dan mampu menjangkau seluruh sasaran penerima manfaat secara merata.

[Ipulpekal]