Penumpukan sampah

Penumpukan sampah

Kepahiang, kupasbengkulu.com – Penumpukan sampah yang terjadi di sekitar penampungan sampah yang ada di Pasar Kepahiang belakangan ini, disebut sebagai dampak dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Kepahiang yang sudah over kapasitas.

“Selama ini seperti biasa, sampah menumpuk kita angkat dan buang,” ungkap Kepala Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (BLHKP) Kepahiang, Pujo Suripto, Rabu (07/09/2016).

Hanya saja, lanjut Pujo, penumpukan atau produksi sampah yang terjadi setiap harinya mencapai 80 hingga 100 kubik, sudah tidak lagi tertampung oleh TPA sampah yang ada.

“Kondisi TPA sampah kita sudah over kapasitas. Kondisi ini menjadi kendala, bagi kami khususnya sebagai tukang sampah, karena bingung harus membuang ke mana lagi. Terlebih dengan kondisi cuaca seperti saat ini, sulit untuk mengakalinya,” keluhnya.

Kondisi itu diharapkan Pujo bisa segera diatasi oleh kepala daerah dengan segera membeli lahan baru TPA sampah.

“Tidak ada masalah dengan armada maupun petugasnya. Persoalan jelas pada lahan TPA, dalam artian harus diperluas atau dibeli lagi. Kalau kami BLHKP hanya tukang sampah yang tugasnya mengangkut dan membuang sampah,” lanjut Pujo.

Disinggung tentang tumpukan sampah yang dibiarkan berbulan-bulan pada salah satu kontainer sampah di sekitar Pasar Kepahiang, Pujo mengaku disebabkan oleh armada yang tengah mengalami kerusakan.

“Soal itu lantaran mobilnya masih rusak dan sedang diperbaiki. Kalau mau diangkut dengan mobil lainnya tidak bisa,” terang Pujo. (slo)