Pengamat kegempaan stasiun BMKG Kepahiang

Pengamat kegempaan stasiun BMKG Kepahiang

Kepahiang, kupasbengkulu.com – Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kepahiang, mencatat gempa dirasakan September dan Oktober tahun 2014 terjadi 9 kali. Khusus untuk di bulan September saja, ada 5 kali gempa dirasakan.

“Persisnya untuk gempa dengan skala MMI (Modified Mercalli Intensity) kecil dan besar banyak terjadi selama dua bulan terakhir ini. Untuk di bulan September, diawali pada tanggal 2 yakni gempa dengan kekuatan (magnitude) 4,8 skala richter (SR) pada tanggal 2. Gempa ini dirasakan di Kepahiang dengan skala MMI II,” kata Kepala Stasiun BMKG Kepahiang, Margiono melalui Pengamat Kegempaan BMKG, Yoki Gustiawan, Sabtu (1/11/2014).

Kemudian gempa terjadi pada 13 September 2014, dengan magnitude lebih besar, yaitu 5,0 SR. Untuk gempa ini memiliki MMI III di Seluma, II hingga III di Manna dan I-II di Kepahiang. Gempa berkekuatan yang sama, terjadi kembali pada tanggal 17 September. Gempa ini terasa kuat di Manna dengan II-III MMI, dan Kota Bengkulu I-II MMI.

“Selanjutnya gempa terjadi ditanggal 27 September dengan kekuatan 4,5 SR dan 4,9 SR. Untuk di Kepahiang, kekuatannya dengan MMI I hingga II,” imbuhnya.

Sementara gempa dibulan Oktober, terjadi sekitar 4 kali. Seperti yang dirasakan tanggal 27 Oktober 2014 dengan kekuatan 2,0 SR. Selang satu menit, gempa kembali terjadi dengan kekuatan 1,5 SR. Selanjutnya pada Senin pagi kembali terjadi gempa dengan magnitude 3,1 SR. Pada Selasa pukul 08.35 WIB gempa terjadi lagi berkekuatan 3,6 SR dengan kedalaman 3 KM.

“Untuk gempa terakhir, merupakan gempa tektonik lokal yang kami istilahkan sangat lokal karena hanya dirasakan di salah satu lokasi di Kepahiang. MMI nya ditingkat III-IV,” tutup Yoki.(slo)