Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu, Marjon

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu, Marjon

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Meski tidak menyatakan secara gamblang, namun Sekretaris Daerah (Sekda) Kota, Marjon menegaskan bahwa capaian pendapatan asli daerah (PAD) dari masing masing SKPD merupakan salah satu bentuk penilaian kinerja. Namun hasilnya hingga saat ini capai target PAD hanya terealisasi hanya 50 persen saja.

“Target kita tahun 2015 ini sekira Rp 120 miliar, tapi per Agustus ini baru tercapai sekira 50 persen saja. Ya tentu dalam waktu dekat kita akan koordinasikan ke SKPD yang terminim menyumbang PAD, kita beri arahan dan pencerahan. Sebab ini bagian dari penilaian kinerja,” kata Marjon.

Marjon enggan mempertegas apakah capaian PAD juga akan berujung ke dimutasinya kepala SKPD tersebut? Namun dia memastikan bahwa evaluasi kinerja akan tetap diberlakukan.

“Kita butuh yang mau bekerja. Bekerja untuk membangun kota Bengkulu, bekerja ikhlas, bekerja tuntas, kan seperti itu yang diharapkan, jika PAD nya membaik, maka APBD kota akan ikut membaik,” tegasnya.

Seperti tahun 2014 lalu, pemerintah Kota Bengkulu menyatakan pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun itu sudah cukup baik dengan persentase 94,42 persen dari total penganggaran Rp 86,5 miliar yang bersumber dari empat sektor.

Capaian tersebut disampaikan Wakil Walikota Bengkulu, Patriana Sosialinda dalam rapat paripurna dengan agenda laporan penjelasan Walikota tentang pertanggungjawaban APBD 2014.

Diuraikannya, total PAD itu bersumber dari pendapatan retribusi daerah yang di dalamnya meliputi retribusi parkir, retribusi pasar, kebersihan dan Alat Pemadam Kebakaran–APAR masih menunjukkan angka yang lebih rendah dengan realisasi 11,5 miliar rupiah lebih atau sebesar 53,35 persen.

Sementara kontribusi PAD yang melebihi target bersumber dari sektor lain-lain PAD yang sah seperti dari Deviden BPD dan Pengembalian sisa lebih penggunaan anggaran atau SILPA mencapai Rp 16,3 miliar lebih atau 167 persen.

Lalu dari sektor Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan (Pengelolaan Mess Pemda Kota Bengkulu di Jakarta dan Rafless City Hotel) capaiannya juga melebihi target sebesar Rp 3,57 miliar atau 102,68 persen.(dex)