Beranda DAERAH BENGKULU UTARA Cerita Satpol Verbal Orang Gila, Kadang Budi, Supri..

Cerita Satpol Verbal Orang Gila, Kadang Budi, Supri..

0
Satpol PP mengamankan orang gila yang berkeliaran di Pasar Purwodadi Bengkulu Utara
Satpol PP mengamankan orang gila yang berkeliaran di Pasar Purwodadi Bengkulu Utara
Satpol PP mengamankan orang gila yang berkeliaran di Pasar Purwodadi Bengkulu Utara

Bengkulu Utara, kupasbengkulu.com – Sebanyak 15 personel Satuan Polisi Pamong Praja, Pemda Bengkulu Utara melakukan evakuasi beberapa orang gila yang berkeliaran di Pasar Purwodadi, Senin (29/12/2014), perlawanan didapat beruntung setelah dibujuk dengan sebatang rokok, orang gila tersebut dapat diamankan petugas.

Saat hendak ditangkap, orang gila ini agak sulit di ajak ke mobil, namun berkat bujukan sebatang rokok, akhirnya Orgil tersebut mau juga diajak ke Mobil Satpol PP. Setelah diamankan, orang gila ini langsung dibawa ke Dinas Sosial untuk ditindak lanjuti.Mereka diamankan atas laporan dari warga, kalau orgil itu sudah sangat mengangu ketentraman orang disekitar.Bahkan, sering melempari anak-anak dengan batu,” kata Kabag Ops Satpol PP Suherman.

Dia menambahkn, berdasarkan keterangan masyarakat setempat, orang gila tersebut telah mencoba mengambil pisau tukang tekwan yang ada di dekatnya. Karena inilah, warga resah dengan kearoganan prilaku orang gila tersebut, sehingga melapor ke Satpol PP.

Atas laporan tersebut Satpol PP dibawa ke Dinas Sosial Bengkulu Utara. Setibanya di kantor Dinas Sosial Bengkulu Utara,orang gila ini diintrogasi. Namun, apa yang ditanyakan oleh petugas Satpol, tidak nyambung. Lain yang ditanya, lain pula jawabannya. Saat ditanya nama, ia mengaku bernama Budi, setelah itu Supri. Saat ditanya asal, ia hanya terdiam saja. Namun dari logat bahasanya serta bahasa yang ia gunakan, bahasa yang ia gunakan tersebut memang bahasa Minang.

Lalu petugas berusaha menanyakan lagi, orang mana, ia menjawab asal Solok. Memang dari logat bahasanya, ia berdialog dengan bahasa minang. Namun terkadang, kata-kata yang diucapkannya itu tidak jelas. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Utara Edy Supriyanto, MT mengatakan sesuai dengan aturan yang ada, maka pihak Dinsos akan menyerahkan Orgil tersebut ke RSJ Suprapto Bengkulu.

“Jadi, kita siapkan syarat administrasinya, surat menyuratnya, kemudian bersama Satpol PP mengantarkan yang bersangkutan ke Bengkulu untuk ditangani lebih lanjut,” demikian Kadis (jon)