dua pelajar pencuri kotak amal diamankan polisi

dua pelajar pencuri kotak amal diamankan polisi

Bengkulu Tengah, kupasbengkulu.com – IN dan ER siswa kelas XI salah satu madrasah aliyah di Taba Penanjung, Bengkulu Tengah, diringkus karena kedapatan mencuri kotak amal masjid Jamik, Taba Penanjung oleh gurunya sendiri.

Data terhimpun, pada pukul 07:20 WIB 1 Desember 2014, IN dan ER sengaja mengendap-endap di masjid untuk mengambil kotak amal yang telah lama mereka intai.

IN bertugas mengambil kotak amal di dalam masjid, sementara ER mengawasi kondisi tempat kejadian perkara.

“Aku masuk lewat pintu samping” ujar IN kepada penyidik saat di berita acara pemeriksaan senin (1/12/2014).

IN sudah berhasil membuka kotak amal dan mencuri uang Rp 234 ribu yang ada didalamnya. Namun naas saat baru akan membawa pergi uang hasil curiannya pergi ia ketahuan oleh gurunya yang telah lama melihat gerak gerik mencurigakan dari kedua siswanya ini.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke mapolsek Taba Penanjung. Keduanya kemudian diamankan bersama barang bukti berupa kotak amal, uang, kunci, serta dompet pelaku.

Pengakuan mengejutkan terungkap saat penyidik di mapolsek Taba Penanjung melakukan berita acara pemeriksaan terhadap IN, dia mengaku telah melakukan pencurian kotak amal di masjid jamik Taba Penanjung sebanyak 8 kali.

Motif pencurian tidak sama untuk setiap kejadian. Untuk pencurian yang dilakukan pada senin pagi, ia mengaku untuk membayar hutang carter motor.

“Aku harus bayar hutang sisa carter motor Rp 100 ribu lagi. Kemarin carter untuk jalan jalan ke kepahiang” ungkapnya terbata bata di depan penyidik senin (1/12/2014). Remaja perokok ini berdalih tak punya pilihan lain untuk mendapatkan pilihan lain untuk membayar hutang ataupun memenuhi kebutuhannya selain dengan mencuri.

Lain IN lain pula ER, rekan sejolinya saat melakukan pencurian. ER mengaku baru enam kali ikut mencuri karena diajak IN. Soal tujuan ia mengaku untuk jajan saja.

Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan di mapolsek Taba Penanjung.

“Saat ini masih di periksa, mengenai tindak lanjut belum bisa kita putuskan. Mengingatk keduanya juga merupakan siswa kelas tiga yang sebentar lagi akan ujian semester” kata Kapolres Bengkulu Utara AKBP Hendri H. Siregar melalui Kapolsek Taba Penanjung IPTU RIsdianta.(qef)