Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu, Evarini

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu, Evarini

kupasbengkulu.com, Kota Bengkulu – Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Bengkulu diketahui sebelumnya menjadi satu-satunya instansi pemerintahan yang mendapatkan rapor merah (penyerapan anggaran kurang dari 80 persen) dari hasil evaluasi sepanjang tahun 2015.

Rapot merah yang didapat Distan lantaran ada sembilan paket program bernilai Rp 5,609 miliar, yang masuk kategori hibah belum diselesaikan. Paket program tersebut di antaranya pembangunan screen house, pembangunan jalan usaha tani di Kabupaten Seluma dan Lebong, pengadaan pupuk dan obat-obatan pengembangan padi, jagung, kedelai, kacang tanah, dan penangkar benih padi, pengadaan pupuk dan pestisida, pengadaan Rice Milling Unit (RMU) Two Phase, pengadaan Power Thresher dan Handsprayer Elektrik, pengadaan handtractor, serta jasa konsultasi perencanaan dan pembangunan jalan usaha tani di Kabupaten Seluma.

“Tahun 2016 ini mudah-mudahan semua program bisa dikerjakan karena tidak ada hibah di Distan. Program hibah boleh dilaksanakan asal bisa digudangkan, sedangkan seperti kemarin jalan usaha tani, jaringan irigasi, tidak bisa karena setahun sebelumnya harus dievaluasi,” kata Kepala Distan Provinsi Bengkulu, Evarini, Selasa (12/01/2016).

Dia mengatakan, selain itu program-program yang bertabrakan dengan pusat tidak bisa dilaksanakan. Lantaran dikhawatirkan menjadi masalah sehingga diputuskan program tersebut tidak dilaksanakan di tahun 2015.

“Kendala selalu ada, namun lewat pertimbangan dari pada menimbulkan masalah di kemudian hari diputuskan untuk tidak dilaksanakan. Namun kami optimis tahun 2016 ini semua program dapat terselenggara dengan baik,” demikian Evarini. (val)