Waka I DPRD Kepahiang saat diminta pendapatnya tentang mega proyek Jembatan Musi II.

Waka I DPRD Kepahiang saat diminta pendapatnya tentang mega proyek Jembatan Musi II.

Kepahiang, Kupasbengkulu.com – Waka I DPRD Kepahiang, Andrian Defandra, meragukan kualitas Jembatan Musi II yang pembangunannya dalam tahap pengecoran lantai di tahun anggaran 2016 ini.

Disamping itu, menilai realisasi pekerjaan di Tahun 2015 lalu, tidak berdasarkan hasil hearing. ” Secara kasat mata, kita meragukan kualitas pada besi jembatan, apalagi sudah pada banyak yang bengkok-bengkok. Kita juga sudah meminta agar besi-besi itu digantikan,” ungkap Andrian diruang pertemuan Bupati Kepahiang, pada Kamis (17/3/2016).

Dinas Pekerjaan Umum yang akan merealisasikan alokasi anggaran sebesar Rp 30 Miliar hingga ke pengecoran lantai. “Janji Dinas PU saat akan dianggarkan meleset. Realisasi pekerjaan tidak sampai ke pengecoran lantai,” ujar Andrian.

Soal realisasi pekerjaan dalam penyelidikan Kejari Kepahiang dan telah dianggarkannya kembali di tahun anggaran 2016 ini sebesar Rp 20 miliar. Dperkirakan tidak menjadi permasalahan.

“Itu tugasnya mereka untuk menyelidiki. Kalau kita tidak mempersoalkan jika nantinya pembangunan ini akan dihentikan sementara,” kata Andrian.(slo)