Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Ada-ada saja aksi seorang yang diduga Pekerja Seks Komersial (PSK), di Eks Terminal Air Sebakal Kota Bengkulu, karena takut di razia anggota Satpol PP Kota Bengkulu, saat dirinya berhubungan intim dengan pelangganya, ia kabur tanpa menggunakan bra.

Diperkirakan perempuan diatas 30 tahun tersebut kabur sebelum, anggota Satpol PP akan melakukan razia ke lokasi tersebut. Pasalnya, razia yang dilakukan Satpol PP tersebut telah dibocorkan sesorang.

Saat anggota Satpol PP turun mereka langsung melakukan pencarian keberadaan mereka. Namun sayangnya mereka tak menemukan PSK yang telah berdiam di eks terminal Air Sebakul tersebut.

Hanya saja mereka menemukan sebuah bra berwarnah merah yang telah ditinggali oleh pemiliknya diruangan tertutup yang diduga tempat ia bermalam.

Diduga saat mendengar kabar dari seseorang yang membocorkan akan adanya razia tersebut, PSK tersebut langsung kabur tanpa menggunakan bra yang dikenakan sebelumnya. Hal ini nampak ada bekas mereka melakukan hal ini dirungan tertutup tersebut.

“Ya kita lakukan terlebih dahulu di lokasi paling dalam, namun kita hanya menemukan satu bra warnah merah yang masih bagus, ini diperkirakan milik PSK yang menempati tempat ini (Terminal Air Sebakul, red). Kemungkianan razia yang kita lakukan bocor karena kita menemukan mereka saat dilokasi,” kata Kepala Kantor (Kakan) Satpol PP Kota Bengkulu, Jahin L.

Namun dari pantauan, jurnalis sendiri yang datang lebih dahulu dari anggota Satpol PP, memang razia penyakit masyrakat (Pekat) tersebut bocor sebelum anggota Satpol PP datang. Terlihat mereka langsung berlarian ke arah hutan untuk melindungi diri mereka dari kejarang anggota Satpol PP.

Untuk itu ditanggapi oleh Jahin, pihaknya akan lebih berupaya untuk mengintensifikasi akan adanya kejadian seperti ini lagi. Sehingga pihaknya akan berupaya lebih untuk menyelesaikan pekara prostitusi yang ada.

“Ya pasti kita akan usaha, kedepannya kita akan membuaat tim intelejen untuk lebih mengawasi mereka,” terangnya.(dex)