kupasbengkulu.com – Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah, dalam Sidang Paripurna Istimewa Peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Bengkulu ke 47, mengatakan berdasarkan hasil evaluasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Bengkulu tahun 2010-2015 dengan sembilan prioritas dan 58 indikator kinerja utama tercapai sebanyak 46 indikator atau 79,3 persen dengan status ‘Tercapai’ atau ‘On the Track’. Sedangkan 9 indikator atau 15,5 persen dengan status ‘Kerja Keras’, dan 3 indikator atau 5,2 persen dengan status ‘Tidak Tercapai’.

“Prestasi yang telah diperoleh pemerintah Provinsi Bengkulu selama periode 2010-2015 dalam pelaksanaan prioritas ini seperti tercapainya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) empat tahun berturut-turut atas laporan pertanggungjawaban keuangan dan aset daerah, penghargaan Mendagri dengan predikat memuaskan tahun 2013 dan peringkat pertama tingkat nasional tahun 2014 terkait Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi (RAD PPK),” ujar Gubernur, Rabu (18/11/2015).

Adapun yang menjadi 9 prioritas pembangunan tersebut antara lain reformasi birokrasi; perekonomian rakyat dan iklim investasi; sumber daya manusia (pendidikan, kesehatan, pemuda dan olahraga, pemberdayaan perempuan dan KB); kesejahteraan rakyat dan penanggulangan kemiskinan; revitalisasi pertanian, ketahanan pangan, serta pengelolaan sumber daya perikanan dan kelautan yang berkelanjutan; infrastruktur dasar (Bina marga, cipta karya, irigasi, perhubungan, telekomunikasi dan energi); sumber daya alam, lingkungan hidup, dan penanggulangan bencana; serta pariwisata, kebudayaan, kreativitas, dan inovasi dan teknologi.

Kemudian pada nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) secara kualitatif tercapai target CC dan secara kuantitatif terjadi peningkatan dari 56,63 tahun 2013 menjadi 61,38 tahun 2014 dan diprediksi akan memperoleh nilai B pada tahun 2015.

Pemerintah Provinsi juga mendapat apresiasi dari KemenPAN RB terhadap pelayanan publik serta hasil survey indeks kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan pada KP2T dengan nilai 86,71 (sangat baik) pada triwulan ke 3 tahun 2014.

“Provinsi Bengkulu juga terbaik pertama sebagai Person in Charge (PIC) sistem informasi data alumni se Indonesia yang diberikan oleh Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN-RI),” lanjutnya.

Dia juga menyebutkan Provinsi Bengkulu mendapat penghargaan dari Tim Evaluasi dan Pengawasan Penyerapan Anggaran (TEPPA) pusat dengan predikat kinerja memuaskan II tingkat nasional yang diserahkan langsung oleh Wakil Presiden pada tanggal 16 September 2014 di Balai Kartini Jakarta. (val)