illustrasi KTP

illustrasi KTP

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kota Bengkulu tak dapat diproses dalam sehari hal ini menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bengkulu Sudarto WS karena alat yang dimiliki Pemerintah Kota hanya satu.

Menurut Sudarto, kesulitan alat tersebut terpaksa membuat Dukcapil Kota Bengkulu hanya bisa melayani 100 orang per harinya, padahal setiap harinya yang datang bisa mencapai 200 orang dalam satu harinya. Apabila alat tersebut dipaksakan untuk bekerja maka alat tersebut bakal rusak dan dari Pemerintah sendiri belum ada anggaran untuk alat perekam tersebut.

“Kini dua jam alatnya cepat panas dan cepat rusak jadi kalau sudah dua jam kita istirahatkan dulu selama 15 menit. Apabila kami paksaakan alaat ini akan rusak, tapi masayrakat belum tahu bagaimana kami bekerja anggaran tidak ada untuk memperbaikinya,” kata Sudarto.

Jadi dikatakan Sudarto, untuk mengatasi hal ini pihaknya bakal menganggarkan perbaikan atau perawatan alat dan penambahan alat perekam KTP pada anggaran perubahan Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) sebanyak 2 alat dengan nominal dana sebesar Rp 500 juta.

“Anggaran Rp 500 juta untuk kelancaraan pembuatan KTP, perbaikan satu alat saja bisa mencapai Rp 18 juta seperti perawatan mesin, tinta, riven, pemeliharaan,” ujarnya.

Walaupun demikian dengan alat yang seadanya, pihak Dukcapil miminta agar warga bisa lebih cepat untuk melakukan pembuatan KTP, sebab lebih cepat membuat KTP, maka KTP yang dibuat bakal lebih cepat keluarnya.

“Kalau memang mau selesai bisa 3 bulan yang mendaftar sekarang bisa november ini baru selesai KTPnya. Kalau ada alat dan penambahan belangko bakal lebih selesai. Sebeanrnya kalau di kecamatan sudah merekam dan mengrim cepat selesai, tetapi tergantung jaringan kita apa terganggu.(dex)