Bengkulu, kupasbengkulu.com – Kepolisian Resor Kota Bengkulu menggelar pemusnahan barang bukti dari hasil operasi penyakit masyarakat (pekat) tahun 2015 kisaran pukul 10.00 WIB di depan Mapolres Kota Bengkulu, Senin (15/06/2015).

Barang bukti yang dimusnahkan dalam kegiatan tersebut yakni berupa 14.273 botol minuman keras, 1626 liter minuman tuak 1000 gram ganja 2000 keping kaset video porno 23.585 butir petasan, 24 kaleng lem aibon, 100 sachet jamu kadaluarsa, 1000 butir obat golongan k.

Beragam jenis barang bukti tersebut terdiri merupakan barang bukti yang berhasil terkumpul dari empat Polres yakni Polres Kota Bengkulu, Polres Kepahiang, Polres Seluma dan Polres Bengkulu Utara serta barang bukti yang berhasil disita oleh Polda Bengkulu.

Acara pemusnahan tersebut juga dihadiri Kapolda Bengkulu, M. Ghufron, Kapolres Seluma, Kapolres Kepahiang, Kapolres Bengkulu Utara, Plt Sekdaprov Sumardi, Walikota Bengkulu Helmi Hasan, Bupati Bengkulu Tengah Ferry Ramli, Danrem Fajar Budiman serta beberapa perwakilan dari muspida Kota Bengkulu.

Dalam sambutannya, Kapolda Bengkulu Brigjen Pol. M. Ghufron mengatakan bahwa penyakit masyarakat itu tidak akan pernah habis sehingga pihak Kepolisian akan senantiasa berada paling depan untuk selalu berusaha mengentaskan penyakit masyarakt tersebut.

“Penyakit masyarakat itu tidak akan habis karena kita adalah makhluk sosial, namun Kepolisian akan senantiasa berada di gardu terdepan untuk mengentaskan penyakit masyarakat tersebut,” kata Kapolda (bii)