Rejang Lebong – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, terus menunjukkan progres positif.

Jembatan yang dibangun oleh Kodim 0409/Rejang Lebong itu kini telah mencapai 61 persen. Hingga Kamis (7/5/2026), pengerjaan masih difokuskan pada pembangunan pondasi sebagai penopang utama konstruksi jembatan.

Di lokasi pembangunan, anggota TNI bersama masyarakat tampak bergotong royong menyelesaikan pekerjaan. Meski medan menuju lokasi cukup menantang, proses pembangunan tetap berjalan lancar sesuai target.

Nantinya, Jembatan Gantung Garuda akan memiliki panjang 60 meter dengan lebar 1,2 meter. Jembatan tersebut diproyeksikan menjadi akses penghubung utama masyarakat Desa Lubuk Bingin Baru.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr., Opsla, mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat desa yang selama ini membutuhkan akses penghubung yang layak.

Menurut dia, keberadaan jembatan nantinya diharapkan dapat membuka keterisolasian wilayah sekaligus mempermudah aktivitas masyarakat, terutama para petani.

“Modal kami membangun jembatan ini adalah semangat kebersamaan dengan masyarakat,” kata Agung.

Ia menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga yang ikut terlibat dalam proses pembangunan. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat dinilai menjadi kekuatan utama sehingga pengerjaan jembatan dapat berjalan lebih cepat.

Selain memperpendek waktu tempuh, keberadaan jembatan itu nantinya juga diyakini dapat membantu menekan biaya transportasi masyarakat saat membawa hasil pertanian menuju pasar.

Jembatan Gantung Garuda pun diharapkan segera selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari serta mendorong peningkatan perekonomian warga Desa Lubuk Bingin Baru.