Kaur Tengah-20141217-01159

Penemuan BUnga Rafflesia di Kabupaten Kaur

Kaur, kupasbengkulu.com – Dimusim hujan inilah biasanya Bunga Rafflesia mekar, karena bunga ini hanya akan mekar saat musim hujan dan cuaca dingin. Untuk sekian kalinya bunga Rafflesia kebanggaan masyarakat Bengkulu ini ditemukan di Kabupaten Kaur, warga Dusun Gunung Tiga Kecamatan Semidang Gumay Kabupaten Kaur, Buldany dan temannya Mardani di daerah perkebunan Air Mas Desa Trans Karang Dapo Kecamatan Semidang Gumay, Selasa (16/12/2014).

Saat itu, Buldany dan Mardani pergi ke kebun untuk memikat burung cucak ranting, lokasi tersebut tidak jauh dari desanya yang hanya berjarak sekitar 30 menit berjalan kaki. Buldany dan temannya kemudian menyusuri jalanan setapak perkebunan, ia terkejut, saat melihat sebuah bunga besar yang tengah mekar dan nyaris saja terinjak olehnya.

Ia kemudian, menyadari jika bunga tersebut bunga Rafflesia, bersama temannya ia pun tidak menyia-nyiakan momen langka tersebut dan langsung berfose untuk mengabadikannya. Penemuan bunga terbesar di dunia ini, memiliki kelopak lima buah, dengan tinggi sekitar 10 cm serta berdiameter sekitar 40 cm, yang tumbuh persis dibawah pohon liar. Namun, ada yang beda pada bunga ini, yang mana biasanya bunga berwarna merah, kali ini bunga Rafflesia ini pada kelopaknya berwana merah jambu.

“Saya terkejut saat melihat bunga besar yang hampir terinjak oleh saya. Ternyata bunga tersebut bunga Rafflesia yang sering saya lihat dipoto-poto. Dan saya pun langsung berpoto bersama teman saya disamping bunga tersebut,” ungkap Buldany, Rabu (17/12/2014).

Bunga tersebut sebesar tapak kaki orang dewasa lebih. Disamping bunga yang sudah mekar ini ada satu bunga dengan jenis yang sama sudah membusuk, dan terdapat satu lagi masih bungkul dan belum mekar dan diperkiran dua hari lagi akan mekar.

“Sebelumnya di hilir curup Air Mas tidak jauh dari lokasi bunga yang baru mekar kemarin terdapat satu bunga raflesia mekar yang sudah membusuk. Namun terdapat 5 bongkol bunga rafflesia yang belum mekar, dan kira kira 2 atau 3 hari lagi baru mekar,” pungkas Buldany.

Dilokasi bunga tersebut tercium bau busuk menyengat dan terdapat banyak lalat yang menghampiri bunga yang sudah busuk.(mty)