Miris, Pelajar Pengguna Narkoba di Padang Guci Capai 40 Persen

0
Kepala BNK Kaur, Drs. Supawan Said.
Kepala BNK Kaur, Drs. Supawan Said.
Kepala BNK Kaur, Drs. Supawan Said.

kupasbengkulu.com – Kepala Badan Narkoba Kabupaten (BNK) Kaur, Drs. Supawan Said, mengatakan saat ini di Kabupaten Kaur pemakaian narkoba dan obat terlarang banyak ditemukan di wilayah Padang Guci, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu.

“Di Kabupaten Kaur saat ini pengguna narkoba dan obat terlarang banyak di temukan di wilayah Padang Guci. Jika dipersentasekan sudah mencapai 40 persen untuk tingkat pelajar SMP/SMA sederajat,” tutur Supawan Sabtu (24/5/2014).

Untuk data yang akurat itu susah didapatkan. Secara garis besar masyarakat masih takut untuk menceritakan dan memberitahu siapa saja yang teridentifikasi pemakai narkoba dan obat-obatan terlarang, karena hal tersebut bisa saja mengancam keselamatan mereka.

Selanjutnya dari hasil pengamatan serta koordinasi dengan Polsek setempat selain siswa SMP/SMA sederajad terdapat juga banyak murid SD pengguna lem aibon.

“Selain bahaya Narkoba dan obat terlarang di kalangan SMP/SMA sederajat, juga bahaya lem Aibon sudah sampai ke tangan murid SD. Hal ini sangat menghawatirkan, jika pengguna mengetahui dampak buruk dari narkoba dan obat terlarang serta lem aibon tersebut karena lem aibon harganya murah dan mudah didapat,” terangnya.

Supawan menambahkan dengan kerjasama bersama polres dan pihak sekolah serta melibatkan pihak Kecamatan dan kepala desa mudah-mudahan bisa meretas jaringan peredaran obat-obatan terlarang.

“Dalam upaya memantau tingkat kerawanan penyalahgunaan narkoba diwilayah masyarakat pada umumnya dan sekolah-sekolah khususnya, kita selalu melakukan sosialisasi dengan melibatkan pihak kepolisian, Kecamatan dan sekolah,” tutupnya.(mty)