iswandi ruslan

kupasbengkulu.com, Kota Bengkulu – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu mengancam akan memblokir Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) apabila Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Bengkulu tak serius menangani Pasar Panorama Kota Bengkulu.

Ancaman ini terkait adanya laporan ke Komisi I DPRD Kota Bengkulu yang menyatakan bahwa Satpol PP kurang serius menangani Pasar Panorama Kota Bengkulu yang saat ini kian semeraut.

Dibuktikan, setelah Kepala Kantor Satpol PP Kota Bengkulu dinonjobkan, setiap hari pedagang menggelar lapaknya memakan badan jalan.

“Inikan dampak dari Satpol PP yang tak bertindak tegas. Jadi Plt itu tidak bisa mengambil kebijakan strategi itu pasti. Kita berharap lelang jabatan ini secepatnya menentukan siapa yang akan menjadi Kepala Kantor Satpol PP. Ini kita akan kita awasai, kalau memang tidak ada reaksi nyata dari Satpol PP kita tidak akan anggarkan,” kata Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bengkulu Iswandi Ruslan.

Maka dari itu, diaharapkan Ruslan agar lelang jabatan secepatnya diselesaikan oleh Panitia Seleksi (Pansel). Hal ini dikarenakan, tahun ini telah menjelang akhir tahun.

“Nanti kita akan duduk satu meja dengan Satpol PP untuk membicarakan ini. Berdasarkan laporan ini, sebelum ketuk palu APBD 2016 ini, Kadis defentif itu harus cepat, bukan Plt lagi. Kalau memang Kadis Defenitif akan kita panggil, jangan sampai nanti Kadis Satpol PP mati langkah dan ia tak tahu apa kegiatan kedepannya. Kita akan panggil, dipaparkan programnnya. Maka akan dianggarkan, karena anggaran itu ada usulan dari program dulu,” jelasnya.

Selain itu, menurut Ruslan, konsep untuk melakukan penertiban di Panorama tersebut ada yang salah. Pasalnya, setiap hari ditertibkan oleh anggota Satpol PP selalu saja terjadi pelanggaran di pedagang.

“Menurut saya sendiri ada yang salah dari konsep Pasar Panorama, karena setiap hari Pasar Panorama- Pasar Panorama terus yang menjadi masalah mereka dan ini yang harus dibenahi. Ini ada apa, ini ada Kuman. Jadi ini yang harus dikejar,” ucapnya.(dex)