KUPASBENGKULU.com, REJANG LEBONG – Meski sudah beberapa kali dilakukan penertiban Balap Liar (Bali) dan di beberapa titik di Rejang Lebong, namun sepertinya tidak juga bisa menghilang sepenuhnya.
Titik lokasi seperti Terminal Simpang Nangka, Talang Benih, Lapangan Setia Negara dan Stadion Air Bang terus menjadi ‘sirkuit dadakan’ untuk para remaja di Rejang Lebong melakukan bali.

Pantauan kupasbengkulu.com, sudah banyak korban luka atau terlibat perkelahian di lokasi balap tersebut. Bali biasanya digelar pada pukul 21.30 WIB hingga menjelang sahur.

Selain itu, informasi yang terhimpun di lapangan, para ‘pembalap’ ini bekumpul di lokasi pada saat menjelang Shalat Taraweh. Remaja yang ikut berkumpul ini, menggunakan pakaian muslim, kemungkinan agar keluar rumah dengan alasan ibadah.

Kemudian, saat balapan dimulai, tidak lupa para remaja ini menghidupkan mercon aneka merek dan bentuk. Bahkan, diketahui, saat subuh harinya, ditemukan banyak botol minuman keras (miras) berbagai merek dan jenis.

Menanggapai informasi ini, Kapolres Rejang Lebong, AKBP Dirmanto menjanjikan akan segera menindak. Penertiban yang akan dilakukan oleh petugas sekali ini lebih keras dan tegas.

“Bila tertangkap, akan kita tindak sesuai hukum,”demikian Dirmanto. (vai)