Anggota DPRD Kepahiang

kupasbengkulu.com, Kepahiang – Pemkab Kepahiang sepakati pemangkasan anggaran di 24 SKPD untuk menutupi defisit yang disebabkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) yang tidak mencapai target. Disepakati setelah Banggar DPRD membahas hasil verifikasi APBD Kepahiang 2016 bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Sedangkan target Silpa RAPBD tahun anggaran 2016 diketahui mencapai Rp 70.335.114.190,32, dengan rasionalisasi sebesar Rp 12.455.190.413,45. Dari nominal Silpa dan rasionalisasi tersebut menjadikan defisit sebesar Rp 57.899.923.776,87.

“Salah satu cara dalam menutupi kekurangan anggaran itu, dengan penarikan penyertaan modal di Bank Bengkulu dan memangkas anggaran di 24 SKPD dan di organisasi seperti KONI, PMI, Pramuka,” jelas anggota Banggar DPRD, Edwar Samsi, didampingi anggota Banggar DPRD lainnya, Zainal dan Ahmad Rizal, Rabu (27/1/2016).

Terkait penarikan penyertaan modal di Bank Bengkulu dan pemangkasan anggaran di 24 SKPD, dibenarkan Waka I DPRD Kepahiang, Andrian Defandra.

“Kita tidak punya alternatif pilihan menyangkut Silpa tidak mencapai target. Anggaran di SKPD terpaksa kita pangkas dan penyertaan modal di Bank Bengkulu juga terpaksa ditarik,” terang Andrian.(slo)

penulis : Yopa Mulia