kupasbengkulu.com, Bengkulu Utara – Kepala Dinas Kesehatan, Kabupaten Bengkulu Utara, Ikhsan, menyampaikan, akibat kabut asap jumlah penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Bengkulu Utara mengalami peningkatan.

Dia menjelaskan, adanya peningkatan jumlah penderita ISPA tersebut cukup siknifikan di pukesmas yang ada di 8 kecamatan. Diantaranya Argamakmur, Ketahun, Air Napal, Suka Makmur, Putri Hijau, Lais, Lubuk Durian, dan Tanjung Agung Palik.

“Penderita ISPA banyak menyerang balita. Pada bulan Juli 502 pasien, sedangkan Agustus mengalami peningkatan hingga 714 pasien,” jelasnya.

Ikhsan juga mengatakan, jumlah penderita ISPA untuk September ini diperkirakan akan terus meningkat lantaran kabut asap kiriman dari Provinsi Sumatera Selatan dan Riau akibat kebakaran lahan dan hutan yang masih terjadi.

“Diperediksi penderita ISPA ini bakal terus bertambah, tapi sepekan terakhir Bengkulu Utara sudah mulai di guyur hujan mudah-mudahan jumlah penderita ISPA tidak bertambah,” harapnya.

Ditambahkan Ikhsan, meski banyak penderita ISPA stok obak di pukesmas masih aman.

“Untuk obat-obatan kita masih aman. Kepada masyarakat bila ingin beraktivitas diluar rumah hendaknya menggunakan masker hal itu dapat mengurangi gangguan ISPA,” demikian kadis.(jon)