Salah satu perabot bantuan Kemensos yang dijual keliling di Kabupaten Kaur.

Salah satu perabot bantuan Kemensos yang dijual keliling di Kabupaten Kaur.

kupasbengkulu.com – Salah satu bukti paket bantuan dari pemerintah tidak bermanfaat yakni terbukti di Kabupaten Kaur Kecamatan Kaur Selatan adanya pedagang yang telah menjual barang bantuan tersebut.

Barang-barang tersebut yakni berupa perabotan rumah tangga seperti piring, mangkok, sendok goreng, dan tempat nasi stainless stell. Dari beberapa barang terdapat tulisan “Bantuan dari kemensos RI, tidak diperjual belikan,” tulisan disertai juga lambang negara.

Informasi yang diterima dari masyarakat kupasbengkulu.com langsung menemui warga Kaur Selatan Mia (31) di kediamannya yang pernah membeli barang bercapkan milik pemerintah tersebut mengaku kalau penjual mendapatkan barang tersebut dari Manna (Bengkulu Selatan). Dan harganya relatif murah.

“Saya membeli perabotan dapur sendok goreng dan tempat nasi. Saya tidak tahu kalau itu ada cap Kemensos RI, setelah mencuci barang yang saya beli saya melihat adanya tulisan bantuan dari Kemensos RI dan tidak diperjualbelikan,” tuturnya menjelaskan beberapa waktu lalu.

Terpisah, Kepala Dinas Transmigrasi Kaur, Yulian Effendi, ST didampingi Kabid Bansos Sasmuarsan, SE mengatakan adanya isu penjualan barang bantuan Kemensos tersebut pihaknya akan menyelidiki pelaku penjualan.

“Adanya isu seperti itu kami tentunya akan mengecek kebenarannya, karena yang dijual tersebut bertulisan bantuan kemensos. Yang perlu diketahui dari pihak kami tidak ada barang yang disalahgunakan, dan barang bantuan yang adapun diberikan langsung per individu bukan kelompok, jadi tidak akan banyak jumlahnya apa lagi untuk dijual,” tutupnya.

Ditambahkannya untuk gudang penyimpanan barang saat ini baik-baik saja dan belum pernah kebobolan.(mty)