PT INJATAMA
Bengkulu Utara, kupasbengkulu.com – Rapat Kerja Komsisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkulu Utara, dengan pihak PT. Injatama, Senin (23/02/2015) berlangsung alot.
Pasalnya, dari sejumlah data yang didapati oleh dewan di lapangan, ada beberapa orang pekerja dari pihak perusahaan, yang terjangkit penyakit ISPA. Belum lagi dengan masyarakat yang ada di lingkungan perusahaan. Dengan kenyataan yang ada, pihak dewan mengecam perusahaan tidak serius dalam mengatasi persoalan kesehatan.

“Kita sudah banyak menerima laporan dari masyarakat adanya keluhan masalah limbah perusahaan. Melihat kenyataan di lapangan, kita nilai perusahaan tidak serius menangani kesehatan,” kata Muhtadin, Ketua Komisi III DPRD Bengkulu Utara.

Dia mengatakan, dari data yang berhasil dihimpun di lapangan, adanya ketidakseriusan pihak perusahaan dalam menangani masalah kesehatan, baik itu terhadap tenaga kerja maupun dengan masyarakat di lingkungan perusahaan setelah pihaknya mengecek data puskesmas di Kecamatan Ketahun. Rata-rata pasien yang datang berobat terkena Ispah. Artinya, dilihat dari sisi gejala penyakit yang dialami oleh masyarakat akibat polusi udara dari perusahaan tersebut.

“Sejauh yang kita pantau dilapangan pihak perusahaan masih jauh dari apa yang diharapkan. Baik itu masalah kesehatan,ketenagakerjaan serta polusi.Belum lagi masalah propert limbah sudah hampir masuk pada abang batas,” demikian Muhtadin.(jon)