k

Kabulog Devisi Regional Bengkulu, Imran Rasyid Abdulah. 

Bengkulu, kupasbengkulu.com – Kepala Bulog Divisi Regional Bengkulu, Imran Rasyid Abdullah menegaskan, beras yang tidak layak beredar di Kabupaten Bengkulu Selatan beberapa hari lalu, bukanlah beras produksi Provinsi Bengkulu.

Beras itu berasal dari tiga provinsi di luar Provinsi Bengkului. “Oh bukan, bukan dari Bengkulu, itu dari Sumatera Selatan, Lampung dan DKI Jakarta,” tegas Imran.

Produksi beras dari petani Bengkulu saat ini belum jelas Amran, memiliki jumlah yang signifikan untuk memenuhi kebutuhan daerah.

“Saya juga menghimbau, dalam rangka kedaulatan pangan kita, pada seluruh kabupaten kota, kenapa tidak kita penuhi sendiri dari provinsi kita. Kita lebih tahu mutunya seperti apa. Ya, sebagus-bagusnya hotel, masih bagus gubuk derita toh,” analogi Imran.

Penulis: Robi Ardiansyah