KUPASBENGKULU.com, BENGKULU UTARA – Ruas jalan provinsi yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara kondisinya mulai parah. Ada beberapa titik ruas jalan rusak mulai dari Unit 6, Kecamatan Girimulya Kabupaten Bengkulu Utara sampai Desa Air Kotok, Kecamatan Padang Jaya sejauh lebih kurang 20 Km menyulitkan pengguna jalan.

Kerusakan jalan rata-rata berlubang kemudian ditutup tanah ini menyulitkan pengguna jalan yang melintas terlebih saat ini musim hujan sedang berlangsung. Jika hujan, lubang dipenuhi air dengan kedalaman kurang lebih 50 Cm. Tidak hanya berlubang di beberapa titik jalan lapisan aspal sudah tidak ada, hanya lapisan batu kerikil bercampur tanah.

Akibat dari jalan milik provinsi yang rusak ini, kendaraan jenis truk tidak jarang mengalami kerusakan. Salah satunya dikatakan Hendro (37) warga Sawang Lebar, Kecamatan Tanjung Agung Palik yang kesehariannya membawa truk batu bara ke pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu.

Dikatakannya, jika hujan dipastikan akan menyulitkan dia saat mengendalikan setir. Aspal yang sudah tidak ada diganti dengan serakan batu besar yang licin membuat spare part truk yang tidak tahan dengan kondisi jalan akan aus, seperti contohnya mobil truk miliknya yang mengalami patah as tepat saat melintas di salah satu ruas Jalan di Kecamatan Girimulya.

“Jika kondisi jalan seperti ini mengendalikan mobil, jika salah malah mobil yang rusak. Bukan cuma saya yang kesulitan, teman seprofesi saya yakin juga mengeluhkan hal yang sama jika melintasi jalan dari Girimulya sampai Padang Jaya ini,” kata Hendro.

Lain hal yang dikatakan Iwan (25), warga setempat mengatakan, waktu yang ia tempuh saat berangkat kerja lebih lama. Jika dari Girimulya menuju Argamakmur saat jalan masih bagus bisa ditempuh dengan waktu lebih kurang setengah jam. Tapi semenjak jalan rusak waktu yang ditempuh bisa 1 jam, bahkan lebih jika hujan.

“Jalan ini kan makin lama makin parah, jadi semakin memperlambat waktu kami yang ingin menuju ke luar Girimulya. Apalagi jika hujan, jalan licin banyak lubang yang tergenang air makin parah,” ungkap Iwan (jon)