Sabtu, Desember 4, 2021

Siaga Bencana, BPBD Siapkan 500 Kantong Mayat

Baca selanjutnya

Kepala BPBD Provinsi Drs Kolenderi
Kepala BPBD Provinsi Bengkulu Drs Kolenderi.

kupasbengkulu.com – Menghadapi kesiapsiagaan bencana alam di Provinsi Bengkulu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, telah menyediakan logistik berupa kantong mayat, kayu, beras serta logistik lainnya.

Kesiapan logistik kantong mayat, tidak lain untuk antisipasi jika di Provinsi Bengkulu terjadi bencana alam yang menelan korban jiwa. Baik itu, gempa bumi dengan skala besar yang berdampak pada tsunami atau bencana banjir dan longsor.

”Di gudang logistik kita (BPBD Provinsi,red), sudah ada kantong mayat sekitar 500 unit dan itu masih disegel. Kalau memang dibutuhkan baru akan kita keluarkan. Begitu juga logistik seperti beras, kayu serta lainnya,” ungkap Kepala BPBD Provinsi Bengkulu, Drs. Kolenderi, usai gelar pasukan Dalam Rangka Penanggulangan Bencana Alam di Makorem 041 Gamas Bengkulu, Senin (27/1/2014).

Ketersediaan, ujar dia, tergolong masih kurang, jika di Bengkulu banyak korban jiwa. Hanya saja, kata dia, kekurangan kantong mayat bisa dikoordinasikan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta.

Meskipun demikian, ketersediaan tersebut hanya untuk antisipasi jika ada korban jiwa saat terjadi bencana alam. Selain itu, tambah dia, dari BPBD kabupaten dan kota tentunya juga telah mengantisipasi dengan melengkapi logistik berupa kantong mayat.

Disisi lain, Kolenderi menjelaskan, dalam menghadapi bencana yang sewaktu-waktu akan terjadi bencana. Dari BPBD Provinsi masih mengalami kekurangan tenda, posko dan tenda keluarga. Sebab, tambah dia, di gudang logistik BPBD hanya tersedia tenda kisaran 20 tenda.

Namun, jelas Kolenderi, untuk Provinsi Bengkulu tentunya juga akan mendapatkan bantuan tenda kapasitas besar lengkap dari BNPB Pusat. Tenda tersebut, dilengkapi dengan semua kebutuhan, mulai dari AC, dapur umur serta kebutuhan dalam pengungsian lainnya.

Tenda besar lengkap dengan fasilitas tersebut, terang dia, merupakan untuk memberikan rasa nyaman kepada pengungsi saat terjadi bencana. Bahkan, tenda tersebut baru ada 2 unit di Indonesia, yakni sudah didirikan di lokasi pengungsian di Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara dan BNPB Pusat.

”Kita akan dapat bantuan tenda besar lengkap dengan fasilitasnya. Tapi, saya belum dapat memastikan, kapan tenda itu akan kita terima dari BNPB Pusat,” tutup Kolenderi.(gie)

OJK Tetapkan Modal Inti Minimum Bank Bengkulu Sebesar Rp3 Triliun

Kupas News – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan aturan modal inti minimum sebesar Rp3 triliun. Kelonggaran ini diberikan kepada setiap Bank Pembangunan Daerah (BPD),...

Bea Cukai Bengkulu Musnahkan Barang Sitaan

Kupas News – Direktorat Jendral Bea dan Cukai melalui Kantor Pengawasan dan Pelayanan (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkulu, Kamis pagi (2/12/2021) melakukan pemusnahan...

Aksi Demo Warga Tuntut Bupati Mian Tutup PT. Pamor Ganda

Kupas News – Usai beberapa kali menggelar pertemuan dengan manajemen PT. Pamor Ganda tidak membuahkan hasil, akhirnya warga Desa Pasar Ketahun, Lubuk Mindai, dan...

Presiden RI Keluarkan Kebijakan Segera Belanjakan TKDD 2022

Kupas News – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah pimpin penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD)...

Berikut Ini Motor “Offroad” Trail Terbaik Sepanjang 2021

Kupas News – Industri sepeda motor setiap tahunnya selalu mengembangkan berbagai inovasinya. Sudah pasti teknologi dan spesifikasi terkini yang diterapkan pada keluaran terbaru mereka....

Terbaru