suimi fales

Suimi Fales.

kupasbengkulu.com – Pengesahan Rancangan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) menjadi Pemilihan Tak Langsung atau dipilih melalui DPRD, mendapat tanggapan dari banyak kalangan. Seperti yang diungkapkan salah satu politisi Kota Bengkulu yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Suimi Fales.

Suimi memiliki alasan tersendiri kenapa ia tetap menginginkan Pemilihan Langsung. Menurutnya, dengan adanya pemilihan langsung ia bisa maju dan berkesempatan menjadi kepala daerah. Namun bila Pemilu Tak Langsung diberlakukan, maka kesempatan tersebut hilang, karena peluang untuk menjabat kepala daerah sangat kecil.

“Kalau mengenai alasan melukai demokrasi itu jelas dan itu sudah umum dibicarakan. Namun bagi saya, pemilihan kepala daerah secara tak langsung sangat mempengaruhi kesempatan saya menjadi kepala daerah. Sebab kalau diserahkan ke DPR tentu diperlukan relasi untuk lobi-lobi, calon independen pun sulit untuk maju karena tidak ada yang dukung,” papar Suimi, Jumat (26/9/2014).

Sementara, sebelumnya Ketua Panja RUU Pilkada, Abdul Hakam Naja meyakinkan, Pilkada Tak langsung tak akan menghentikan kesempatan calon independen yang berniat menjadi Kepala Daerah. Menurutnya, tak ada perbedaan kesempatan calon independen duntuk berlaga Pilkada mendatang. Sebab Pilkada lewat DPRD bukan berarti semua calon kepala daerah harus berasal dari partai yang ada di DPRD.(beb)