Kepahiang, kupasbengkulu.com – Seorang pemuda yang berprofesi sebagai tukang parkir di sekitar Pasar Kepahiang, Yudi (27) warga Desa Taba Sating, Kecamatan Tebat
Karai, mengaku telah dikeroyok oleh tiga orang warga Jalan Baru, Kelurahan Pasar Kepahiang.

Ketiga orang terduga pelaku pengeroyokan yang dimaksud, Eko (30) dibantu satu orang adik dan bapaknya, telah dilaporkan ke Polres Kepahiang pada hari Selasa (14/10/2014) sekitar pukul 17.02 WIB.

“Peristiwa pengeroyokan itu tepatnya terjadi di depan salon virgo di Pasar Kepahiang sekitar dua pekan yang lalu. Sekarang ini, saya melengkapi laporan saya berupa hasil visum sekaligus mau meminta kejelasan kepada pihak Polres Kepahiang terkait laporannya saya pada Selasa kemarin. Karena saya jelas-jelas tidak bisa menerima pengeroyokan yang dilakukan ditempat umum itu,” sampai Yudi, Jumat (17/10/2014).

“Kalaupun diminta untuk berdamai, saya perlu berpikir lagi. Karena sakitnya dikeroyok didepan umum itu sangatlah tidak mengenakkan. Apalagi sebab musabab perkarannya cuma uang sebesar Rp 100 Ribu saja,” kata Yudi.

Akibat dari pengeroyokan yang diakuinya itu, korban menderita luka memar pada bagian paha kanan dan kepala serta sejumlah bagian tubuh lainnya.

“Itu di perkuat dengan hasil visum. Luka memar tak lain disebabkan oleh benda tumpul berupa kunci pembuka ban mobil,” jelasnya.(cr11)