kepahiang, kupasbengkulu.comPlt Direktur Utama RSUD Kepahiang, Tajri Fauzan berkeyakinan  RSUD masih aman atau terbebas dari peredaran vaksin palsu. Vaksin yang diperoleh dari Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, diakui bersumber dari pemerintahan pusat.

“RSUD masih aman dari peredaran vaksin palsu yang tengah menarik perhatian nasional sekarang ini. Tapi, kita tidak berani menjamin vaksin yang diresep. Tapi kita yakin vaksin dari Dinkes yang diterima RSUD bukanlah vaksin palsu,” ungkap Tajri.

Tajri menjelaskan, jika vaksin di RSUD berasal dari Dinkes dan bersumber dari droup pemerintahan pusat. ” Semuanya dari

RSUD, baik itu vaksin hepatitis, imunisasi, anti rabies lainnya. Kita tidak pernah mengadakan vaksin,” terang Tajri.

Lebih jauh mengenai vaksin, Tajri menyebutkan Dinkes lebih mengerti soal vaksin, mengingat vaksin diberikan Dinkes.

“Kita di RSUD ini sekedar menerima dan menggunakan saja. Pastinya kita masih aman dari vaksin palsu,” katanya.

Dari Dinkes Kepahiang sendiri, menyatakan akan melakukan pengecekan terhadap vaksin yang telah beredar.

“Koordinasi kita selama ini sangat baik. Tapi kita perlu lebih tahu lagi tentang vaksin yang palsu itu seperti apa,” sampai Sudarno.(slo)