
kupasbengkulu.com – Sebanyak delapan orang Pejabat sementara (Pjs) Kepala Desa di Kabupaten bengkulu Utara karena tak kunjung dilantik, Jumat (22/3/2014).
Berdasarkan pengakuan ketua forum kades, Amiril Mukmin, yang merupakan Kades Desa Batiknau dirinya telah diangkat oleh BPD untuk menjadi Pjs atas dasar pernyataan dari Wakil Bupati Bengkulu Utara, Ir. Mian pada acara Musrenbang.
Dalam kata sambutan yang dapat dikutip dari wakil bupati, bagi desa yang kadesnya sudah masuk masa berakhir jabatan, BPD boleh mengajukan kembali kades untuk menjadi Pjs kades. Bahkan dari penyampaian wabup, di Kabupaten Bengkulu Tengah saja boleh kades yang berakhir masa jabatan boleh diajukan kembali untuk menjabat sebagai Pjs, asalkan atas persetujuan BPD desa setempat.
“Kami sebenarnya tidak mau lagi menjadi kades. Akan tetapi melihat kosongnya pemerintah desa, serta atas permintaan oleh BPD ,maka kami siap untuk menjadi Pjs kades. Kemudian yang kami sangat sesali terhadap wabup selaku pemerintah daerah tidak gampang memberikan pernyataan. Contohnya saja, kami yang sudah dikukuhkan oleh BPD menjadi Pjs kades ternyata tidak dilantik. Mana waktu sudah tersita, belum lagi biaya. Dan yang paling tidak enak adalah harga diri,”ungkap Amiril Mukmin.
Menyikapi atas kehadiran 8 Pjs dari Kecamatan Batiknau, Bupati BU.DR. Imron Rosyadi kepada kupasbengkulu.com menjelaskan berdasarkan petunjuk menteri dalam negeri, bagi kades yang sudah berakhir masa jabatannya tidak boleh mengajukan untuk menjadi Pjs. Dari sekian desa yang akan dilantik pada tanggal (25/26/3) nanti semuanya tidak dari mantan kades. Mengenai pengakuan dari mantan kades yang di Pjskan kembali oleh DPD desa setempat yang acuannya atas saran wabup, Imron mengatakan tidak usahlah dipermasalahkan. Yang terpenting ikuti saja jalur yang benar.
“Dalam waktu dekat ini kita akan melantik beberapa Pjs kades. Mereka yang dilantik tersebut tidak dari mantan kades,” jawabnya singkat. (jon)