Ilustrasi : IstimewaI

Ilustrasi : IstimewaI

Bengkulu, kupasbengkulu.com – Pengumuman tes CPNS di Provinsi Bengkulu ternyata masih menimbulkan polemik. Beberapa peserta yang dinyatakan gugur, bertolak menghadap Panselnas regional Sumatera Selatan untuk meminta kejelasan karena menganggap dirinya layak lulus dalam tes CPNS.

Seperti halnya Rio Santoso, pada jurusan pertama yang dipilihnya, yakni penyuluh sosial, dirinya memang tidak lulus. Namun pada pilihan kedua yakni instruktur, dirinya memiliki nilai yang lebih tinggi dari peserta yang namanya tercantum paling atas pada jurusan tersebut. Namun Rio tetap dinyatakan tidak lulus CPNS. Dirinya membandingkan dengan salah satu peserta bernama Ekawati yang tidak lulus pada jurusan pertama dan kedua, namun dinyatakan lulus CPNS pada jurusan ketiga.

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Tarmizi, mengungkapkan menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada Panselnas. Menurut Tarmizi, pihaknya hanya melaksanakan keputusan pusat.

“Daerah hanya melaksanakan keputusan pusat. Apa pun yang terjadi itu ketentuan pusat,” kata Tarmizi, Jumat (05/12/2014).

Dilanjutkan Tarmizi, kalau pun keputusan yang diberikan nanti pihaknya harus mengevaluasi hasil tes tersebut, tidak menutup kemungkinan SK CPNS tersebut akan berubah.

“Kita melihat regulasi dari pusat. Kalau perintahnya seperti itu (dinyatakan lulus), akan kita ikuti. Nanti mereka yang sudah datang ke pusat akan mendapatkan penjelasan. Apa pun keputusan pusat, jika ada surat yang ditujukan kepada kami, tentu akan kami laksanakan berdasarkan aturan tersebut,” lanjutnya.

Sementara pemberkasan akan dilakukan sampai tanggal 12 Desember 2014. Pihaknya berharap agar peserta tes CPNS yang telah dinyatakan lulus untuk segera melakukan verifikasi data.

“Itu jadwal pemberkasan yang kita berikat, tapi dalam pelaksanaan riil saat ini memang ada yang sedang melakukan ujian di beberapa daerah. Kita membuat jadwal supaya peserta tepat waktu. Kalau semuanya mau pemberkasan di tanggal-tanggal terakhir, nanti orang pusat bingung menyelesaikannya. Jadi berguyur, lebih cepat lebih baik,” pungkasnya. (val)