Minggu, Mei 26, 2024

‘Sayak Beligat’, Musik dan Atraksi Tarian yang Memukau

Sayakk
Tarian Sayak Beligat di Kota Bengkulu

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Menelusuri kekayaan seni dan budaya di Provinsi Bengkulu, memang tidak akan pernah ada habisnya. Penduduk yang sadar budaya dan seni membuat ‘Bumi Rafflesia’ ini selalu mempunyai sesuatu yang baru tentang kreasi seni budaya.

Seperti, tari kreasi dol ‘Sayak Beligat’. Sayak adalah bahasa daerah Bengkulu yang berarti tempurung, sedangkan beligat adalah berputar lama. Tarian ini mengkombinasikan irama musik dol, yang menggugah semangat dengan permainan enggrang dan tempurung.

Junalis kupasbengkulu.com sempat meluangkan waktu untuk menyambangi salah satu sanggar tari di Kota Bengkulu. Sanggar itu, terletak di Pasar Melintang, Kota Bengkulu yang memiliki nama ‘Sanggar Anggrek Bulan’, yang diketahui jika sanggar ini menciptakan tarian ‘Sayak Beligat’.

Kupasbengkulu.com berkesempatan menyaksikan tarian ini di sanggar anggrek bulan, saat anak-anak disana sedang berlatih.

Kreasi tari dol Sayak Beligat ini dimainkan 13 bocah laki-laki. Satu orang memainkan suling dan tasa, 3 orang memainkan tassa dan tempurung. Sisanya memainkan dol menggunakan tempurung dan menari menggunakan enggrang.

Setelah suling dibunyikan, para pemukul dol yang sekaligus berperan sebagai penari akan masuk sambil memukul sepasang tempurung di tangan mereka. Sampai didepan dol masing masing maka mereka akan memukul dol tersebut berbarengan dengan pemain tassa dengan irama yang sama. Ada teriakan teriakan khas yang anak anak ini ucapkan ketika memukul dol, yaitu “sayak beligat”.

Setelah bermain sekitar dua menit, maka para pemukul dol akan mengambil enggrang mereka dan menari, dengan gerakan yang ciamik dan unik selama satu menit. Selanjutnya mereka kembali memainkan alat musil dol dan tasa.

doolll
Dol mengiringi tarian Sayak Beligat

Tarian kreasi berdurasi lebih kurang 6 menit tersebut sangat meriah dan unik. Anak anak sanggar terlihat sangat piawai memainkan alat musik dan menari. Menyaksikan mereka tampil, membuat siapa pun akan ikut bergoyang, riang dan bersemangat.

“Ini tari kreasi dol baru yang kami ciptakan. Kami sengaja mengembangkan tarian dol, agar seni budaya bengkulu selalu memiliki sesuatu yang baru” jelas Reza, pelatih sanggar sambil terus memberi arahan kepada murid muridnya.

Untuk latihan mereka menggunakan tempurung biasa, namun menurut Reza jika sudah saatnya tampil pentas mereka akan menghias tempurung, demikian pula enggrangnya.

Satu lagi alasan mengapa kita harus semakin mencintai Bengkulu. Siapa sangka jika permainan enggrang para bocah bila digabung dengan irama dol akan menghasilkan kreasi seni budaya yang luar biasa menarik.

“Kami berharap kelak adik adik ini dapat membuat kreasi yang lebih banyak dan bagus tanpa melupakan yang telah lama ada” ucap Reza mengakhiri pembicaraan kepada kupasbengkulu.com.

Mari cintai seni dan budaya kita. Tari kreasi dol sayak beligat, asli Bengkulu.

Penulis : Evi Valendri, Kota Bengkulu.

Related

Bupati Sapuan Berharap Tabligh Akbar Jadi Momen Pererat Ukhuwah Islamiyah

Bupati Sapuan Berharap Tabligh Akbar Jadi Momen Pererat Ukhuwah...

Telan Anggaran Rp 151 Juta, Pengadaan Ayam Desa Mekar Sari Seluma Diduga Mark Up

Telan Anggaran Rp 151 Juta, Pengadaan Ayam Desa Mekar...

233 Personel Polres Mukomuko Amankan Tabligh Akbar Ustaz Abdul Somad

233 Personel Polres Mukomuko Amankan Tabligh Akbar Ustaz Abdul...

Teddy Wijakso, Pelajar Asal Seluma Lolos Seleksi Paskibraka Nasional

Teddy Wijakso, Pelajar Asal Seluma Lolos Seleksi Paskibraka Nasional ...

Mirip Tol, Ini Penampakan Jalan Trans Enggano yang Hampir Tuntas

Mirip Tol, Ini Penampakan Jalan Trans Enggano yang Hampir...