kupasbengkulu.com, Kota Bengkulu – Kepala Bidang Perencanaan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu, Eny Handayani, mengatakan sebanyak 676 ekor bantuan sapi akan dibagikan kepada kelompok tani di tahun 2016 ini.

Dirinya mengatakan pihaknya diperkirakan mampu meraih Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pengemukkan sapi tahun ini sebesar Rp 300 juta.

“Target awalnya bisa mencapai Rp 500 juta, tapi karena bantuan sapi hanya 600-an ekor kita turunkan targetnya menjadi Rp 300 juta,” kata Eny.

Ia mengatakan bantuan sapi ini didatangkan dari Bali, Lampung, dan Nusa Tenggara Barat dengan harga Rp 12-13 juta per ekor. Menurutnya penggemukan sapi akan dilakukan oleh peternak yang akan ada bagi hasilnya dan disesuaikan dengan harga sapi saat ini.

“Pengadaan bibit sapi tersebut sudah dilakukan lelang pengadaan dengan anggaran berdasarkan usulan yang telah dibahas di DPRD Provinsi Bengkulu sebelumnya,” lanjutnya.

Meskipun demikian, ia belum mengetahui kelompok tani mana saja yang akan mendapatkan bantuan. Jumlah anggaran untuk penyediaan bibit sapi tersebut untuk pengembangan sapi sebesar Rp 6,89 miliar.

“Karena DPA belum turun, jadi kita belum tahu kabupaten mana saja yang mendapatkan bantuan, tapi kita sudah mulai lakukan verifikasi,” demikian Eny. (val)