protes

kupasbengkulu.com – Tim keluarga dari salah seorang Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kota Bengkulu Dapil I Kecamatan Gading Cempaka dan Singaran Pati, atas nama Hj. Suhartini nomor urut 9 protes di Kelurahan Lingkar Barat Kota Bengkulu. Hal tersebut dipicu, adanya dugaan suara yang diperoleh Hj. Suhartini di TPS 2 Lingkar Barat hilang 29 suara.

Tak terima dengan kejadian itu, tim keluarga melakukan protes ke pihak PPS Kelurahan Lingkar Barat. Sayangnya, saat aksi protes tersebut tidak begitu digubris oleh PPS setempat.

Tim Keluarga Caleg nomor 9, Nila Kusuma, mengatakan, data dari saksi di TPS 2, Panwaslu Kota Bengkulu, Hj. Suhartini mendulang 29 Suara. Diketahui, jika hilangnya suara Hj. Suhartini beralih ke Caleg nomor urut 8 dari partai yang sama.

“Data dari saksi di TPS 2 Lingkar Barat, jika nomor urut 9 dari Partai NasDem meraih 29 suara. Tapi, saat di PPS Keluarahan Lingkar Barat suara itu tidak ada. Malahan suara yang diraih pindah ke Caleg nomor urut 8,” kata Tim Keluarga Caleg nomor 9 Partai NasDem, Nila Kusuma, Jumat (11/4/2014) malam.

Nila menambahkan, jika data yang sampai ke PPS diduga palsu. Sebab, dirinya merasa aneh atas hilangnya suara yang didulang di TPS 2. Selain itu, lanjut dia, Caleg nomor 8 saat di TPS tidak meraih suara berdasarkan catatan dari saksi.

“Aneh, ini ada dugaan pemalsu data. Sebab, data yang kami pegang sudah jelas nomor urut 9 dapat suara dan kenapa saat di PPS suara itu bisa pindah ke nomor urut 8,” jelas Nila dengan nada kesal.

Sementara itu, Ketua PPS Lingkar Barat Sunarto menjelaskan, suara Caleg yang hilang bukan kesalahan dari PPS melainkan dari TPS 2. Selain itu, kedatangan tim keluarga ke PPS Lingkar Barat tidak jelas.

“Kalau mau protes sewaktu di TPS, bukan di PPS. Lagi pula kami tidak tahu siapa yang datang tadi,” demikian Sunarto.

Sekedar diketahui, usai merekap di Kelurahan Lingkar, kotak suara langsung dibawa ke Kecamatan Gading Cempaka dengan menggunakan mobil pick up yang mendapat pengawalan dari aparat kepolisian.(gie)