kupasbengkulu.com, Kepahiang – Kabupaten Kepahiang dipastikan gagal meraih piala Adipura 2015. Kegagalan disebabkan oleh kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Desa Muara Langkap, Kecamatan Bermani Ilir, masih terlalu sempit dan dekat dengan pemukiman penduduk.

“Kami sudah melakukan yang terbaik. Tapi, hasil yang di peroleh tidak seperti yang kita harapkan. Kedepan, kita akan diperbaiki apa yang menjadi penyebab kegagalan kita,” kata Kepala Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan ( BLHKP), Pujo Suripto.

TPA menjadi penyebab kegagalan Kepahiang, bakal menjadi prioritas Kepahiang kedepannya. Terutama perluasan.

“TPA kita dinilai masih sempit dan dekat dengan penduduk. Jika ingin meraih kembali Adipura, perbaikan TPA harus diprioritaskan, ” ujarnya.

Kegagalan Kepahiang, juga dialami oleh daerah-daerah lain di Sumatera. Jikapun ada yang berhasil, ada beberapa daerah saja.

“Untuk Provinsi Bengkulu, tidak ada yang bisa meraih Adipura di tahun ini. Jadi, kita tidak perlu begitu kecewa,” ungkapnya.

Perolehan nilai Kepahiang hingga gagal meraih piala yang dibangga-banggakan warga selama ini, diketahui terpaut tipis dari passing grade. Standar nilai agar bisa membawa pulang piala Adipura adalah 75.

“Informasi yang kita dapatkan sebelumnya, standar penilaian hanya 71. Sedangkan kita hanya memperoleh nilai 73,” sesal Pujo.(slo)