Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

 

Kaur, kupasbengkulu.com – Warga Desa Ulak Bandung Kecamatan Muara Sahung Kabupaten Kaur, saat ini masih kesulitan jika ingin berkomunikasi melalui handphone (HP) seluler menggunakan jaringan Telkomsel. Jika ingin berkomunikasi, warga harus mencari tempat yang tinggi bahkan terkadang terpasak memanjat pohon agar mendapatkan signal HP.

“Kami sangat kesulitan untuk mendapatkan signal Telkomsel, sehingga untuk berkomunikasi kami harus mencari signal di atas bukti-bukit dan bahkan terpasak memanjat pohon,” ujar Ujang salah satu warga Desa Ulak Bandung.

Ujang juga mengatakan, jika tower milik PT Telkomsel itu, sudah berdiri sejak empat tahun lalu. Namun hingga saat ini tak kunjung difungsikan oleh pihak manajemen Telkomsel.

“Kami tidak tahu, kenapa belum juga difungsikan, tentu hal ini sangat menyulitkan warga mendapatkan informasi dan memberikan informasi keluar daerah,” ungkapnya.

Ditambahkannya, ditempat ini hanya ada satu jaringan yaitu XL, tapi terkadang signalnya juga tidak begitu lancar. Padahal banyak juga pelanggan telkomsel, namun tidak bisa menggunakan kartu telkomsel karena tidak adanya jaringan dan signal.

“Sebenarnya disini ada satu jaringan yang bisa digunakan yaitu XL, tapi signalnya juga tidak terlalu bagus, kadang-kadang hilang. Selain itu, mereka terpaksa menambah biaya, karena jika menelpon ke operator
lain, biayanya jauh lebih mahal dibandingkan dengan layanan operator yang sama,” tambahnya.

Untuk itu, Ujang dan warga lainnya berharap agar ada campur tangan Pemerintah, supaya tower Telkomsel itu difungsikan sebagaimana mestinyan. Sehingga mereka bisa menikmati layanan operator Telkomsel. Selain itu juga warga telah terlanjur berharap karena telah memberikan lahan untuk pembangunan tower, tapi hingga saat ini tower belum berfungsi.

Penulis : Menthy