KUPASBENGKULU.com, BENGKULU TENGAH – Serapan tenaga kerja bagi masyarakat lokal di Bengkulu Tengah tergolong rendah, sehingga masih banyak masyarakat yang menjadi pengangguran sekalipun berdomisili di wilayah kaya pertambangan. Bahkan seribuan lebih warga dari berbagai kalangan usia, membutuhkan lapangan kerja baru.

Disebutkan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bengkulu Tengah, Ferri Haryadi, bahwa lapangan pekerjaan baru bukan hanya sebagai sarana mendapatkan penghasilan. Tetapi juga sebagai wadah masyarakat untuk mengembangkan bakat serta kemampuan yang dimiliki sehingga mampu mengoptimal diri.

“Kondisinya, meskipun banyak dikelilingi keberadaan perusahaan-perusahaan besar, masih banyak pengangguran didaerah ini,” ungkapnya.

Menurutnya tidak kurang dari 32 perusahaan yang menjalankan operasional di Bengkulu Tengah, mulai dari perusahaan perkebunan maupun perusahaan tambang yang sudah aktif di Bengkulu Tengah. Tetapi angka penerimaan tenaga kerja masih sangat rendah.

Untuk itu Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkulu Tengah serta jajarannya mesti memiliki solusi terkait permasalahan tersebut, supaya tidak menimbulkan persoalan sosial kemudian hari.

Salah satunya dengan memberikan pelatihan keterampilan bagi masyarakat, sehingga warga dapat bersaing dalam mencari pekerjaan di perusahaan-perusahaan bahkan masyarakat dapat mendirikan usaha sendiri hingga mampu menyerap tenaga kerja yang lebih banyak.

“Program demikian akan dapat mengurangi angka pengangguran serta kemiskinan di Bengkulu Tengah, sehingga kedepan Benteng dapat menjadi daerah yang lebih maju,” sebutnya.

Dia juga meminta Dinsosnakertrans dapat membantu pemuda dan warga Benteng mendapatkan pekerjaan sebagai sumber penghasilan melalui job fair maupun sosialisasi ke perusahaan-perusahaan supaya dapat menerima warga Benteng sebagai tenaga kerja. (adk)