suasana Lapas Malabero saat lebaran Idul Fitri

suasana Lapas Malabero saat lebaran Idul Fitri

kupasbengkulu.com – Ratusan narapidana penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Malabero Kota Bengkulu menerima remisi Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah. Sebanyak 375 narapidana umum serta kasus korupsi dan narkoba dengan hukuman di bawah 5 tahun penjara, diberikan potongan tahanan mulai dari 15 hari hingga 6 bulan.

“Ada 375 napi yang diberikan remisi dan ada 7 orang yang langsung bebas hari ini,” kata Kepala Lapas, F.A. Widyo, Jumat (17/07/2015).

Remisi ini diberikan langsung oleh Kalapas. Widyo mengatakan untuk narapidana kasus korupsi dan narkoba yang hukumannya di atas 5 tahun, remisi baru akan diberikan setelah Idul Fitri karena masih menunggu Surat Keterangan (SK) dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

“Untuk kasus korupsi dan narkoba yang hukumannya di atas 5 tahun dikenakan PP Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan, sehingga harus menunggu SK dari Kemenkumham terlebih dahulu untuk remisi. Semuanya ada 82 orang,” katanya.

Sementara itu, selama Idul Fitri, pihak Lapas Malabero memberikan kesempatan lebih panjang bagi keluarga narapidana untuk berkunjung. Kunjungan dibuka dari pukul 09.00-16 WIB nonstop, dari tanggal 17-21 Juli 2015.

“Yang terpenting keluarga membawa tanda pengenal (KTP) jadi tidak perlu mengurus surat izin kunjungan lagi,” tambah Widyo.

Terkait rencana pemindahan narapidana ke Lapas Bentiring yang baru saja dibangun, Widyo mengatakan belum akan direalisasikan dalam waktu dekat. Pasalnya jalan menuju ke Lapas tersebut belum dibangun dan sama sekali tidak bisa dilewati. Hal ini karena belum adanya persetujuan pembangunan jalan yang dananya dari Kemenkumham.

“Untuk pindah ke Lapas Bentiring, kita masih menunggu pengerjaan jalan karena belum bisa dilewati. Dana masih di kementerian dan saya belum dapat persetujuan. Mudah-mudahan setelah lebaran bisa direalisasikan. Kami juga minta bantuan Pemda Provinsi dan Kota Bengkulu untuk merealisasikan ini,” pungkasnya. (val)