AJI1

Bukit Tinggi, kupasbengkulu.com – Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Eko Maryadi mengatakan, kekuatan AJI terletak diindepensi, yang mana tidak tergantung dengan pengusaha, pemerintah dan politisi. Ia juga menegaskan, musuh terberat pers adalah perusahaan media yang mementingkan kepentingan politik.

”Kekuatan AJI ada pada indepensi, makanya AJI tidak tergantung pada pemerintah, politisi dan pengusaha,” kata Eko, saat menyampaikan kata sambutan dalam Rangkaian Seminar Nasional dan Kongres IX Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, ‘Welcome Dinner’ di Istana Bung Hatta, Bukit Tinggi, Sumatera Barat, Rabu (26/11/2014).

Untuk mewujudkan itu semua, sambung dia, AJI Indonesia telah meluluskan 561 peserta UJi Kompetensi Jurnalis, serta 47 penguji. Selain itu, tambah dia, AJI Indonesia telah mendatatangani Memorendum of Understanding (MoU) dengan berbagai mitra yang nilainya mencapai Rp 11 Miliar.

”Kita sudah meluluskan 561 peserta dan 47 penguji dalam uji kompetensi AJI. Diakhir jabatan saya AJI sudah menandatangani Mou dengan mitra dengan nilai Rp 11 Miliar, dan itu bisa dilanjutkan untuk kepengurusan yang baru nanti,” demikian Eko yang akrab disapa, Item ini.(gie)