Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Sekretaris Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Bengkulu, Sanuludin, mengatakan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan halte baru untuk mengakomodir pelayanan 20 unit bus yang merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan RI.

Diketahui, Kementrian Perhubungan RI akan memberikan bantuan sebanyak 20 unit bus untuk program angkutan massal dengan sistem aglomerasi di Provinsi Bengkulu. Bus ini akan melayani tiga kabupaten/ kota yakni Tais Kabupaten Seluma, menuju Kota Bengkulu, dan berakhir di Taba Penanjung Bengkulu Tengah.

“Kita saat ini sedang mempersiapkan halte-nya, karena bus itu tidak bisa berhenti di sembarang tempat. Kita khawatir kalau tidak dibuatkan halte khusus nanti mengganggu jalur sarana transportasi lain,” jelas Sanuludin, Selasa (12/05/2015).

Menurut Sanuludin, bus bantuan Kementerian Perhubungan ini akan sama fungsinya seperti bus Trans Jakarta. Meski melewati jalur umum dipastikan tidak akan mengganggu jalur angkutan kota (angkot) yang sudah beroperasi sejak lama.

“Bus ini hanya boleh berhenti di halte-halte tertentu, jadi tidak akan mengganggu jalur angkot sehingga pemilik angkot tidak perlu khawatir dengan keberadaan bus ini nantinya,” katanya lagi.

Sebelumnya, Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah, mengatakan program angkutan massal ini secara serentak diluncurkan di seluruh Indonesia oleh Kementrian Perhubungan dalam rangka menekan angka kecelakaan di daerah ini.

“Angkutan massal ini untuk membantu masyarakat agar bisa mendapatkan transportasi murah dan aman,” pungkasnya.(val)