KUPASBENGKULU.com, BENGKULU TENGAH – Terkait adanya beras palsu yang berasal dari plastik yang saat ini marak diperbincangkan di Kepulauan Jawa, membuat disperindagkop UMKM Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) terus melakukan pengawasan. Meski hingga saat ini pihak Disperindag belum mendapatkan laporan adanya beras palsu plastik, namun hal ini patut diwaspadai.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi UMKM, Bengkulu Tengah, Mun Gumiri mengatakan, jika di Benteng belum ada beras yang diduga palsu yang berbahan plastik, sebab saat ini masyarakat Benteng tengah musim panen raya.

Oleh karenanya stok beras di Benteng masih terjamin. Beras plastik yang saat ini marak beredar itu kemungkinan besar merupakan beras impor, baik dari kabupaten lain maupun negara lain.

Untuk di Benteng sendiri belum melakukan pemasokan beras. “Kita belum dapat laporan adanya beras palsu, kita akan perketat pengawasan terhadap produsen beras,” ujar Mun Gumiri.

Mun Gumiri menambahkan, saat ini pasar yang ada di Benteng ini pasar mingguan, tidak adanya pasar harian membuat pihaknya sedikit kesulitan untuk melakukan pengecekan.

Kabid Perdagangan selalu melakukan pengecekan maupun pengawasan dipasaran. Tentu jika ada beras palsu akan mudah terdeteksi.

“Kita pastikan Benteng aman dari beras palsu, Untuk masyarakat Benteng jangan khawatir untuk membeli beras sebab beras yang dijual di pasar mingguan maupun di warung-warung merupakan beras asli Benteng mengingat saat ini musim panen,” tutur Mun Gumiri.

Lebih lanjut Mun Gumiri mengungkapkan jika nantinya di Benteng terdapat beras palsu berbahan dasar plastik maka pelakunya akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku.

“Jikapun ada nantinya pelakunya akan ditindak tegas, tetapi sejauh ini belum terdeteksi adanya beras palsu beredar di Benteng,” pungkas Mun Gumiri.(adk)