KUPASBENGKULU.com, KAUR – Kepala UPTD PAM Bintuhan Bambang Irawan menuturkan tahun 2016 akan turun dana dari APBN senilai Rp 16 miliar untuk pembangunan sumber air PAM.

Untuk lokasi tim dari Dinas PU beserta pihak terkait sudah melakukan tinjau lokasi, namun belum ada keputusan yang pasti, di sumber air mana akan dibangun nantinya.

Mengingat daerah perkantoran Padang Kempas sangat membutuhkan aliran air, karena sumur di daerah tersebut cepat kering jika musim panas.
Direncanakan pembangunan sumber air PAM ini akan dilakukan didekat jangkauan area perkantoran tersebut. Oleh karena itu penentuan sumber air harus benar-benar diperhatikan, supaya saat pengaliran air nantinya tidak terhambat.

“Pemerintah merencanakan pembangunan sumber air dilakukan di area yang terjangkau untuk pengaliran di daerah Padang Kempas, karena daerah ini merupakan daerah yang tinggi, dan sulit dijangkau jika aliran air dari bawah. Jika sumber airnya bisa mengaliri area Padang Kempas ini, otomatis yang lainnya teraliri, karena Padang Kempas dataran tinggi. Saat ini menjadi kendala utama untuk air dari bawah itu naik ke atas,” ungkap Bambang.

Pihaknya mengakui saat ini aliran menuju Padang Kempas tersebut tidak normal. Bahkan saat ini ledengnya mati total. Sedangkan untuk air sumur sangatlah terbatas, jika hujan turun air sumur akan banyak, namun jika panas melanda misal 12 hari saja, air sumur sudah kering.(mty)