jalaludin melapor

jalaludin melapor

Rejang Lebong, kupasbengkulu.com – Sudah terlalu lama menahan amarah lantaran lahannya di rusak dan tertutup hingga lebih dari 1 hektar (ha), kegiatan peningkatan jalan Hotmix jurusan jalan CBS Suban Ayam, Air Meles Ats akhirnya dilaporkan warga ke Polsek Curup, Kamis (16/10/2014).

Pembangunan jalan CBS Suban Ayam ke Air Meles Atas, Kecamatan Selupu Rejang ini dilaporkan lantaran warga setempat sudah sangat dirugikan. Pekerjaan tersebut dilakukan oleh PT Gunungmas Indah Lestari dengan total senilai Rp 6,3 Miliar.

Juru bicara warga, yang juga merasakan kerugian lantaran pembangunan ini, Jalaludin mengakui bahwa sebelumnya tanah yang dijadikan jalan tersebut adalah salah satunya adalah tanah miliknya.

Untuk kegiatan ini, ia menghibahkan separuh lahannyam diikuti beberapa warga lain agar warga lebih mudah dalam transportasi hasil bumi dari lahan mereka. Justru yang terjadi selanjutnya adalah, ketika melakukan pembukaan jalan, material dan tanah justru dibuang ke tanah milik warga. Hasilnya, lahan warga yang ditanami Labu Siam dan Pala terancam gagal panen.

“Padahal sudah dua tahun lahan tersebut ditanami Labu siam dan Pala, tapi sudah lebih separuhnya tertutup oleh tanah sisa dan juga material,dari awal mereka mulai saya sudah meminta agar pengerjaan proyek ini tidak merusak lahan warga,”ungkap

Jalaludin yang juga ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Rejang Lebong ini.

Ia menambahkan, selain merusak lahan warga, pantauannya kondisi fisik pekerjaan tersebut baru mencapai 30 persen.

Padahal, sesuai yang tertera di plang keterangan, sisa waktu pengerjaan masih sebanyak 40 hari lagi. Dari total jalan yang hendak dibuka dan di hotmix sepanjang 2,5 kilometer, baru dikerjakan sepanjang 500 meter saja.

“Periksa benar para kontaktor nakal ini, setidaknya mereka harus melakukan ganti rugi pada seluruh kawasan kebun yang tertutup sisa tanah yang mereka kerjakan ini,”tegasnya. (vai)