gandum

gandum

kupasbengkulu.com – Menikmati suasana lebaran pastinya menikmati hidangan lebaran. Sudah menjadi kebiasaan setiap lebaran ketupat kuah opor, rendang, sambal ati ampela akan tersaji di meja hidang setiap rumah. Santan, rendang daging, dan jeroan memiliki kandungan kolesterol  tinggi.

Bagi penderita hiperkolesterol makanan tersebut menjadi momok untuk dikonsumsi. Makanan yang mengandung kolesterol, ketika dipecah pada proses pencernaan, kolesterol yang sudah berubah menjadi partikel akan beredar di dalam darah. Kolesterol yang menumpuk di dinding pembuluh darah akan menyumbat pembuluh darah.

Pada dasarnya kolesterol tetap dibutuhkan oleh tubuh, tetapi dalam jumlah yang berlebih akan menyebabkan penyakit. Untuk menyeimbangkan asupan, makanan tinggi serat adalah pilihan yang tepat.

Mengonsumsi makanan tinggi serat bersamaan dengan makanan yang mengandung kolesterol akan membantu mengeluarkan kolesterol berlebih dalam proses pembuangan.

Serat bekerja dengan cara mengikat kolesterol yang sudah dipecah pada proses pencernaan dan membawanya keluar ketika proses buang air besar (BAB).

Gandum adalah makanan yang memiliki serat tinggi. Gandum dapat dikonsumsi sebagai pengganti nasi. Olahan gandum yang cukup terkenal di masyarkat adalah roti tawar gandum dan oat meal.

Selain sebagai pengikat kolesterol, gandum dengan serat yang tinggi dapat membantu mengurangi keluhan sembelit. Nilai Indeks glikemik roti gandum yaitu 71, yang lebih rendah dari nasi putih yaitu 83, menjadikan roti gandum Sebagai pilihan yang Tepat untuk menjadi makanan pengganti nasi putih bagi penderita hiperkolestetol, diabetes, dan sembelit.

Penulis : Tari Nasawida Sarjana Kedokteran Universitas Bengkulu