KUPAS BENGKULU – Peringatan Hari Ibu ke-97 menjadi momen penuh makna bagi Merry Annita Sari, Amd, Keb. seorang bidan yang dikenal dengan julukan “Bidan Rimba”. Atas kegigihan dan pengabdiannya membantu masyarakat di daerah terisolir Kabupaten Seluma, Merry Annita Sari dianugerahi penghargaan sebagai Wanita Inspiratif.

Menerima Penghargaan dari Pemprov Bengkulu

“Saya sangat bersyukur dan terimakasih atas penghargaan yang sangat menyentuh hati dan membuat ku semakin termotivasi untuk berkembang”, ungkap nya.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi Merry Annita Sari yang selama ini tanpa lelah memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak di wilayah terpencil Kabupaten Seluma sejak tahun 2013 lalu. Dengan keterbatasan akses jalan, medan yang berat, serta minimnya fasilitas kesehatan, Merry Annita Sari tetap menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan ketulusan.

Julukan “Bidan Rimba” disematkan kepadanya karena perjuangannya yang kerap harus menembus hutan, melewati jalan berlumpur, dan menempuh perjalanan panjang demi menjangkau warga yang membutuhkan layanan medis. Kehadirannya menjadi harapan bagi masyarakat yang selama ini sulit mendapatkan akses kesehatan.

Dalam momentum peringatan Hari Ibu ke-97, sosok Merry Annita Sari dinilai mencerminkan semangat perjuangan perempuan Indonesia yang tangguh, peduli, dan mengabdikan diri bagi sesama. Kiprahnya tidak hanya menyelamatkan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga memberi inspirasi bagi tenaga kesehatan dan perempuan lainnya.

Merry Annita Sari menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi penyemangat baginya untuk terus mengabdi. Ia berharap perhatian terhadap pelayanan kesehatan di daerah terisolir semakin meningkat, sehingga masyarakat dapat memperoleh hak kesehatan yang setara.

Penghargaan Wanita Inspiratif ini menjadi bukti bahwa peran seorang ibu dan perempuan memiliki arti besar dalam pembangunan, khususnya dalam bidang kemanusiaan dan kesehatan, sejalan dengan makna Hari Ibu sebagai penghormatan atas perjuangan dan pengorbanan perempuan Indonesia.

Foto Bersama Istri Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu

“Memaknai Hari Ibu, bukan sekedar kepada ibu kandung saja, tetapi juga ini untuk Orang-orang yang berperan seperti ibu, bisa jadi bibik, nenek, guru, yang telah memberikan pengaruh positif dalam hidup kita, intinya momentum hari ibu saat nya kita lebih mengepresikan kasih sayang terhadap ibu”, Pungkas Merry Annita Sari.

[Ipul Pekal]