illustrasi, sumber foto: republika

illustrasi, sumber foto: republika

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Suasana duka menyelimuti upacara perayaan Hari Kemerdekaan RI ke 70 tahun 2015 di Kota Padang, Rejang Lebong.

Seorang siswi SMAN 1 Kota Padang, Emita Sari (17) warga Desa Durian, Kota Padang, Kabupaten Rejang Lebong meninggal dunia usai pementasan drama kolosal mengenang perjuangan rakyat Indonesia dalam upacara kemerdekaan tersebut. Kejadian ini terjadi pada pagi hari, Senin (17/8/2015). Diduga, korban sudah menderita sakit sebelum pementasan tersebut.

Kronologis kejadian, korban mengikuti upacara sebagai salah satu aktris dalam pementasan drama kolosal menyambut upacara 17 Agustus di Kecamatan Kota Padang. Pagi hari tersebut, korban dan teman-temannya sudah melakukan pementasan, tepat sebelum upacara 17 Agustus dimulai.

Pementasan berlangsung dengan baik, namun ketika selesai, korban langsung pingsan di lokasi upacara. Rekan-rekan dan guru korban langsung membawanya ke Puskesmas setempat.

Informasi terhimpun, korban masih sempat Buang Air Besar (BAB) sebanyak 3 kali usai terbangun dari pingsannya. Saat BAB, korban ditemani ibu kandungnya sendiri. Usai BAB, korban tiba-tiba langsung kejang-kejang yang membuat panik orang tua, guru dan rekan-rekan korban. Setelah kejang-kejang, korban akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

Dikonfirmasi, Kapolres Rejang Lebong, AKBP Dirmanto melalui Kabag Ops, Kompol Rusdi membenarkan kejadian tersebut. Rusdi menambahkan, saat itu petugas polisi yang berada di lokasi sempat menolong korban untuk membawa ke puskesmas. Setelah korban meninggal, petugas juga sempat membawa korban ke rumah duka.

“Selain itu, tindakan yang kita ambil, selain mengantar korban ke rumah duka, kita sempat mengucapkan turut berduka cita pada keluarga korban,” demikian Rusdi. (vai)