Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Penyelidikan terkait kasus ‘duel maut’ yang melibatkann dua orang petani asal Desa Lubuk Mumpo, Kecamatan Kota Padang, Kabupaten Rejang Lebong ditunda selama tujuh hari kedepan.

(Baca juga: Duel Pakai Samurai, Dua Petani Tewas)

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Rejang Lebong, AKBP Dirmanto melalui Kapolsek Kota Padang, Iptu Herri Saputra. Penundaan tersebut, ujar Heri, dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif di lokasi kejadian.

“Sebab, dari penelusuran awal, kedua pelaku atau korban ini ternyata adalah paman dan keponakan,” ungkap Herri pada kupasbengkulu.com, Selasa (29/9/2015).

Sebelumnya, kedua orang tersebut yakni Herman (38) dan Dedi Rizon (28) terlibat perkelahiang menggunakan senjata tajam, jenis samurai dan pisau. Hasilnya, usai berduel, kedua korban sama-sama menemui ajalnya di lokasi kejadian. Setelah itu, situasi sempat memanas, meski berhasil didinginkan dengan proses musyawarah.

“Untuk itu, kita sepakat menunda selama 7 hari kedepan,” tambah Herri.

Sementara itu, dari hasil olah TKP terdapat petunjuk jika saat peristiwa terjadi ada kemungkinan ada seorang pelaku lagi yang terlibat. Hal itu terlihat dari kondisi luka yang dialami oleh korban.

“Kita belum bisa memastikan, kita nantinya akan melakukan rekontruksi dan mengumpulkan keterangan dari para saksi,” pungkas Herri. (vai)