Ratusan guru yang tergabung dalam Guru Non Sertifikasi (GNS) datangi kantor Walikota Bengkulu. (foto : Dodi Irawan)

Ratusan guru yang tergabung dalam Guru Non Sertifikasi (GNS) datangi kantor Walikota Bengkulu. (foto : Dodi Irawan)

kupasbengkulu.com, Kota Bengkulu – Ratusan guru yang tergabung dalam Guru Non Sertifikasi (GNS) meminta pencairan tujangan mereka cair pada Kamis (05/11/2015) mendatang. Hal ini sesuai dengan persetujuan kedua bela pihak berdasarkan pertemuan pada Senin (02/11/2015) siang.

Menurut Koordinasi Lapangan guru non sertifikasi, Ridwan, pada pertemuan yang singkat di ruangan Sekertaris Daerah Pemerintah Kota Bengkulu, Marjon Senin (2/11/2015) siang segera menindaklanjuti persoalan mereka. Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu telah dingatkan untuk segera mencairkan tunjangan mereka ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, sebab telah dianggarkan dalam APBD.

“Kita minta besok segera diselesaikan prosesnya, sebab selama ini prosesnya sangat lama. Ternyata selama ini Dinas Pendidikan belum mengajukan ke DPPKA. Pada pertemuan tadi, pihak Pemkot meminta Dinas Pendidikan untuk segera menyelesaikannya,” kata Ridwan.

Dilanjutkannya, oleh demikian pihaknya memberikan waktu selama dua hari untuk proses pencair. Sehingga pada Kamis (05/11/2015) mendatang GNS bisa mencairkan dana yang belum cair hingga 16 bulan tersebut.

“Kami deadlinekan hari Kamis bisa dicairkan. Kalau memang tidak bisa dicairkan kami akan mogok,” kara Ridwan.

Menanggapi hal itu sebagai Sekertaris Daerah Pemerintah Kota Bengkulu, Marjon menegaskan bahwasanya pihak guru tersebut jangan takut. Sebab pihaknya telah meminta pencairan segera dilakukan oleh Dinas yang terkait.

“Mereka meminta deadline, saya rasa mereka tidak mengancam. saya juga merasakan apa yang memang menjadi hal mereka,” tegas Marjon.(dex)