Kerambah Apung di areal Pulau Tikus.

Kerambah Apung di areal Pulau Tikus.

Bengkulu, Kupasbengkulu.com – Pemerintah Kota Bengkulu dalam menjalankan visi misi mensejahterakan masyarakat, khususnya masyarakat daerah pesisir dari tahun 2015 lalu.

Saat ini sudah memiliki kelompok Usaha Bersama (KUB) Mitra Abadi Binaan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu, yang menerima bantuan kerambah apung ditengah laut. Tepatnya di areal perairan Pulau Tikus, yang saat ini membudidaya lobster dan ikan bawal bintang.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bengkulu, Masrizal pada Kamis (31/03/2016) diruang kerjanya menjelaskan, ditahun 2015 lalu, Pemerintah Kota Bengkulu mendapat bantuan kerambah ikan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan RI melalui DKP Provinsi, sebanyak 16 unit atau lobang. Untuk yang langsung ke Pemerintah Kota Bengkulu juga sebanyak 16 lobang dari Dana Alokasi Khusus, untuk kerambah sebanyak 10 unit atau lobang tersebut.

Bantuan yang dikucurkan Kemeterian Kelautan dan Perikanan RI itu merupakan bentuk dana hibah, dan digunakan bagi kesejahteraan masyarakat.

Hasil dari kerambah apung nantinya akan dinikmati oleh kelompok nelayan itu sendiri. Pemerintah kota melalui DKP hanya membantu pembibitanya saja, dan tidak ada penarikan pajak dari hasil kerambah yang dikerjakan.

“Di tahun 2106 ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI akan kembali mengucurkan bantuan hibah kerambah ke masyarakat pesisir kota Bengkulu. Proses pemberian bantuan ini, kelompok nelayan harus membuat proposal dan kirimkan kementerian Kelautan dan Perikanan, siapa yang berminat”, jelas Masrizal.

Rencananya, kerambah bantuan ini akan diletakan di sepanjang aliran Sungai Jenggalu. Dari mulut Muara Jenggalu hingga ke hulu Sungai Jenggalu.

“Program ini merupakan bentuk salah satu pemberdayaan kawasan kemaritiman, khususnya kemaritiman di Kota Bengkulu, yang juga merupakan program pemerintah kota”, ungkap Masrizal(Cr3).